Terkait Usulan UMK, Buruh Sukoharjo Kecewa. Diperkirakan Hanya Naik Rp 11 Ribu

- Senin, 22 November 2021 | 11:25 WIB
Perwakilan Forum Peduli Buruh (FBR0 Sukoharjo hearing dengan Komisi IV DPRD Sukoharjo terkait UMK, Kamis (11/11). (SMSolo/Heru S)
Perwakilan Forum Peduli Buruh (FBR0 Sukoharjo hearing dengan Komisi IV DPRD Sukoharjo terkait UMK, Kamis (11/11). (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Kalangan buruh di Kabupaten Sukoharjo mengaku kecewa dengan sistem atau rumusan yang digunakan acuan penetapan UMK.

Ketua Forum Peduli Buruh Sukoharjo Sukarno mengatakan, Dewan Pengupahan tugasnya sesuai PP 36/21 hanya menghitung tidak membuat angka. Karena sudah sesuai rumusan dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Perwakilan Pekerja Tolak Tandatangan Usulan UMK 2022, Disnaker Sukoharjo: Tidak Masalah, Rumusannya Sudah Ada

"Jadi sangat ironis sekali untuk penwntuan UMK tahun 2022. Karena semua rumusan, baik itu angka inflasi dan lainnya sudah dirumuskan oleh Pusat," ujarnya.

Sehingga, dengan aturan yang baru itu, buruh sangat kecewa. Sebab suara buruh yang memperjuangkan haknya terkait UMK, tidak digubris.

Baca Juga: 24 Muda-mudi di Sulut Diduga Pesta Miras dan Prostitusi di Hotel, Digrebek

"Ini hanya seperti formallitas saja. Sebab semua sudah ditentukan Pusat. Untuk Sukoharjo, kalau di hitung dengan rumusan PP 36 naiknya hanya Rp 11.703.18. Jadi kemungkinan UMK Sukoharjo tahun 2022 hanya Rp 1.998.153.18," kata Sukarno.

Yang jelas, saat ini pihaknya bersama dengan pekerja sedang melakukan diskusi untuk menyikapi dan mengambil langkah selanjutnya, saat UMK sudah ditetapkan. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Kurang Mampu di Sukoharjo Kembali Dapat Bantuan

Senin, 17 Januari 2022 | 15:05 WIB

Gropyokan Tikus, Pemdes Pranan Berikan Bonus

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:46 WIB
X