Terancam Ambrol Jembatan Perbatasan Desa di Boyolali Ditutup

- Senin, 22 November 2021 | 14:59 WIB
PALANG BAMBU: Jembatan di perbatasan Desa Pandeyan dan Kismoyoso, Boyolali, ditutup dengan palang bambu.  (SMSolo/Joko Murdowo)
PALANG BAMBU: Jembatan di perbatasan Desa Pandeyan dan Kismoyoso, Boyolali, ditutup dengan palang bambu. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Sebuah jembatan di perbatasan Desa Pandeyan dan Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, terpaksa ditutup.

Jembatan tersebut rusak seusai hujan deras pada Jumat (19/11/2021) malam.

Saat suaramerdeka-solo.com mengecek kondisi jembatan, Senin (22/11/2021), jembatan sudah dipasang portal.

Yaitu dengan cara diberi palang dari batang bambu. Warga pun terpaksa memutar melintasi jembatan lainnya.

Baca Juga: Talud Longsor Timpa Rumah dan Warung Kelontong di Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Boyolali  

Menurut Kades Kismoyoso, Siyamto, kerusakan jembatan disebabkan adanya rumpun bambu yang terseret banjir dan menghantam badan jembatan.

Akibatnya, badan jembatan yang dibangun sekitar 1990-an ini pun rusak.

Rumpun bambu ini sempat menghalangi aliran air sehingga membuat air meluap menggenangi permukiman di sekitarnya.

Untuk menekan dampak lebih besar, rumpun bambu ini segera dievakuasi pada malam itu juga.

Baca Juga: Bengawan UV UNS Borong Tiga Gelar Juara di KRTI 2021

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Polres Boyolali

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:37 WIB

Boyolali Mulai Vaksinasi Anak Dosis Kedua

Selasa, 18 Januari 2022 | 04:30 WIB

Tingkatkan Layanan, RSUPA Boyolali Tambah Tiga Gedung

Senin, 17 Januari 2022 | 16:38 WIB
X