Warga Colomadu Tewas dengan Luka Tusuk Diperut, Polisi Temukan Percikan Darah di Tembok

- Kamis, 25 November 2021 | 11:22 WIB
Polisi melakukan olah TKP terkait meninggalnya Parmin, warga Dukuh Gonggangan, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu. (SMSolo/dok)
Polisi melakukan olah TKP terkait meninggalnya Parmin, warga Dukuh Gonggangan, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Polisi menemukan sejumlah barang bukti terkait kematian Parmin, warga Dukuh Gonggangan RT 2 RW 3, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, yang ditemukan tewas di dalam rumah dengan luka tusukan di perut samping kiri.

Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Kresnawan Hussein mengatakan, beberapa barang bukti ditemukan saat polisi melakukan olah TKP.

"Salah satunya pisau. Namnun belum kami pastikan, apakah pisau tersebut yang digunakan untuk melukai korban," katanya, Kamis (25/11).

Baca Juga: Soal Anak Gugat Ibu Kandung, Ini Kata MUI Boyolali

Polisi juga menemukan sedikit percikan darah di tembok, serta bekas darah di lantai.

"Sejauh ini masih disediliki, penyebab kematian korban karena dibunuh atau bunuh diri," jelasnya.

Seperti diberitakan, Parmin (30) ditemukan meninggal di dalam rumahnya dengan luka tusukan di perut samping kiri pada Rabu (24/11) malam, pukul 19.30 WIB.

Kejadian itu diketahui setelah Partono, saksi kejadian, datang ke rumah korban untuk mengecek karena yang bersangkutan tidak bisa dihubungi via telepon.

Baca Juga: Warga Colomadu Karanganyar Ditemukan Tewas di Rumah dengan Luka Tusuk di Perut Samping Kiri

Sesampai di rumah korban, ternyata pintu tidak dikunci dan lampu menyala. Saksi memanggil korban beberapa kali, tapi tidak ada jawaban.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X