Aliansi Perjuangan Perempuan Merdeka, Gelar Aksi Damai di Boyolali

- Kamis, 25 November 2021 | 15:38 WIB
Aksi APPM dengan membawa serta poster dan spanduk anti kekerasan terhadap perempuan. (SMSolo/Joko Murdowo)
Aksi APPM dengan membawa serta poster dan spanduk anti kekerasan terhadap perempuan. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Puluhan aktivis yang menamakan diri Aliansi Perjuangan Perempuan Merdeka (APPM) menggelar aksi damai di Boyolali. Tepatnya di Bulevard Sukarno, Kamis (25/11) siang.

Aliansi terdiri dari aktivis mahasiswa, aktivis feminis muda, Aktivis ORNOP/NGO, buruh dan petani perempuan.

Dalam aksi yang mendapat pengawalan dari aparta Polres Boyolali ini, mereka melakukan orasi serta membawa sejumlah spanduk dan poster.

Baca Juga: Sepatu untuk Guru SMP Muliska di Hari Guru Nasional

Antara lain berbunyi, "Saya anti kekerasan terhadap perempuan," "End slavery now," "Penyelundupan manusia adalah bentuk kejahatan transnasional terorganisir."

Koordinator aksi, Siti Indun Khasanah mengatakan, aliansi diberikan mandat untuk menyebarluaskan pemahaman atas segala bentuk kekerasan terhadap perempuan Indonesia khususnya di Boyolali.

Sekaligus upaya pencegahan dan penanggulangan, serta penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

Baca Juga: Peduli Nasib TSTJ Solo, 100 Anggota LDII Bersihkan Sampah Berserakan

"Sejak tahun 2020, APPM menjadi inisiator sekaligus fasilitator dalam Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 Days of Activism Against Gender Violence) atau disingkat K16HAKTP yang diselenggarakan secara nasional," katanya.

Tahun 2021 ini, APPM kembali mengkoordinasikan jaringan masyarakat sipil di berbagai tingkat kecamatan di Boyolali.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Ruko di Cepogo Boyolali Dibobol Maling

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, BTS di Simo Boyolali Terbakar

Selasa, 30 November 2021 | 14:19 WIB
X