Mortir Zaman Belanda Ditemukan Warga Boyolali. Ini yang Dilakukan Polisi

- Kamis, 25 November 2021 | 16:56 WIB
PERIKSA MORTIR: Petugas memeriksa mortir temuan warga di pinggir sungai Dukuh Kedungtombro, Desa Lemahireng, Kecamatan Wonsegoro, Boyolali.  (SMSolo/dok)
PERIKSA MORTIR: Petugas memeriksa mortir temuan warga di pinggir sungai Dukuh Kedungtombro, Desa Lemahireng, Kecamatan Wonsegoro, Boyolali. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Seorang warga Dukuh Kedungtombro, Desa Lemahireng, Kecamatan Wonpsegoro, Boyolali, menemukan mortir di pinggir sungai dukuh setempat.

Mortir itu diduga peninggalan zaman pendudukan Belanda.

Mortir lalu diledakkan Tim Jihandak Detasemen Gegana Sat Brimobda Polda Jateng, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga: Polres Sukoharjo Bongkar Perdagangan Daging Anjing dari Zona Rawan Rabies

Lokasi peledakan di area sabuk hijau Waduk Kedung Ombo. Jauh dari pemukiman yang berlokasi di Kedungtombro, Desa Lemahireng, Wonosegoro.

Menurut Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond melalui Kasi Humas AKP Dalmadi, mortir ditemukan secara tidak sengaja oleh Triyono (42) warga RT 01 RW 03, Dukuh Kedungtombro, Desa Lemahireng, Kecamatan Wonosegoro.

“Mortir ditemukan pada Selasa (23/11/2021) di pinggir sungai,” ujarnya, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Aliansi Perjuangan Perempuan Merdeka, Gelar Aksi Damai di Boyolali

Dia menjelaskan, Triyono mencari sayur di kebun milik Mbah Sukarni yang berdekatan dengan aliran sungai.

Saat sedang jongkok, dia melihat sebuah benda berwarna kuning menyerupai akar.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Ruko di Cepogo Boyolali Dibobol Maling

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, BTS di Simo Boyolali Terbakar

Selasa, 30 November 2021 | 14:19 WIB
X