Berdasarkan Hasil Autopsi, Parmin Tewas Karena Bunuh Diri

- Kamis, 25 November 2021 | 18:12 WIB
Polisi melakukan olah TKP terkait meninggalnya Parmin, warga Dukuh Gonggangan, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.  (SMSolo/dok)
Polisi melakukan olah TKP terkait meninggalnya Parmin, warga Dukuh Gonggangan, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Penyebab kematian Parmin, warga Dukuh Gonggangan RT 2 RW 3, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu di dalam rumahnya dengan luka tusukan di perut samping kiri, karena bunuh diri.

Berdasarkan hasil autopsi, bujangan berusia 30 tahun yang tinggal sendiri di rumahnya itu meninggal dengan satu tusukan yang menyebabkan luka di bagian dalam tubuh.

Yeng menyedihkan, ibu korban yakni Kerto Waginah (65), meninggal beberapa saat setelah dikabari jika Parmin ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumahnya.

Baca Juga: Polres Sukoharjo Bongkar Perdagangan Daging Anjing dari Zona Rawan Rabies

Ibu korban kaget mendengar kabar kematian Parmin.

Kapolsek Colomadu Iptu Imam mengatakan, korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri karena stres.

"Sehari-hari, korban ingin sendiri. Suka menyendiri, tidak bersosial dengan masyarakat. Apa-apa dipendam sendiri. Korban tinggal sendirian di rumah," katanya.

Baca Juga: 154 Mahasiswa Unisri Terima KIP Kuliah dan BPMKM

Kapolsek juga membenarkan informasi, bahwa ibu korban meninggal selang beberapa saat setelah mendengar kabar kematian Parmin.

"Ibunya dikabari kalau anaknya meninggal, terus kaget dan pingsan. Kemudian dibawa ke rumah sakit, tapi kemudian meninggal. Punya riwayat sakit jantung," tuturnya.

Seperti diberitakan, Parmin (30) ditemukan tewas di dalam rumahnya dengan luka tusukan di perut samping kiri pada Rabu (24/11/2021) malam, pukul 19.30 WIB.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB
X