Tujuh Siswa di Solo Positif Covid-19, PTM di Tiga SD Dihentikan

- Kamis, 25 November 2021 | 18:46 WIB
PTM di Tiga SDn di Kota Solo dihentikan Pemkot Surakarta usai tujuh siswa positif Covid-19. (SMSolo/Agustinus Ariawan)
PTM di Tiga SDn di Kota Solo dihentikan Pemkot Surakarta usai tujuh siswa positif Covid-19. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Solo dihentikan Pemkot Surakarta.

Tujuh siswa dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan uji swab PCR program surveilans Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Kota Solo.

Ketujuh siswa yang terpapar Covid-19 tersebut berasal dari SD Negeri Cinderejo, SD Negeri Semanggi Kidul dan SD Negeri Beskalan.

Baca Juga: Berdasarkan Hasil Autopsi, Parmin Tewas Karena Bunuh Diri

"PTM dihentikan sementara hingga tracing selesai. Diganti pembelajaran jarak jauh (PJJ),” tegas Sekretaris Dinas Pendidikan Dwi Ariyatno, Kamis (25/11/2021).

Dwi menambahkan, durasi penyetopan PTM tersebut disesuaikan hasil tracing.

“Kalau hasil tracing negatif (tidak ada penularan virus), ada yang namanya exit test. Jadi mereka yang dinyatakan negatif Covid-19 menjalani PCR ulang lima hari sesudah uji swab sebelumnya. Kalau hasilnya negatif ya PTM bisa dilanjutkan, tapi kalau positif akan dikarantina sampai sembuh.”

Baca Juga: Mortir Zaman Belanda Ditemukan Warga Boyolali. Ini yang Dilakukan Polisi

Dari informasi yang dihimpun suaramerdeka-solo.com, tiga siswa SD Negeri Semanggi Kidul yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan satu kasus induk dan dua hasil tracing.

“Kalau hasil tracing untuk satu siswa di SD Negeri Cinderejo dan tiga siswa di SD Negeri Beskalan belum keluar,” beber Dwi.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB
X