Pedagang Anjing asal Sragen Terancam Hukuman 5 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

- Jumat, 26 November 2021 | 07:44 WIB
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho meminta keterangan dari GTS, tersangka penjual puuhan ekor anjing dari Jawa Barat. (SMSolo/dok)
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho meminta keterangan dari GTS, tersangka penjual puuhan ekor anjing dari Jawa Barat. (SMSolo/dok)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Tersangka penjual anjing Guruh Tri Susilo (40) asal Sragen, terancam penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Polisi menjeratnya dengan pasal 89 UU 41 Tahun 2014 sebagai Perubahan UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Ancaman hukuman yang dikenakan maksimal lima tahun penjara dan/atau denda paling sedikt Rp 150 juta dan paling banyak satu miliar rupiah," jelas Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan.

Baca Juga: UNS Surakarta Jadi Tuan Rumah Uji Publik Keterbukaan Informasi

Di depan petugas, tersangka sendiri mengakui sudah lebih dari lima kali memesan hewan anjing dari Jawa Barat. Yakni di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya.

Pelaku membeli anjing dalam keadaan hidup dengan harga seekor rata rata Rp300 ribu. Kemudian anjing dijual pada pelanggan dalam bentuk daging dengan harga perkilo sebesar Rp34 ribu.

Baca Juga: Polres Sukoharjo Bongkar Perdagangan Daging Anjing dari Zona Rawan Rabies

"Untung antara Rp40 ribu - Rp50 ribu per satu ekor anjing," ujarnya.

Untuk diketahui, Satreskrim Polres Sukoharjo membongkar perdagangan anjing di wilayah Kecamatan Kartasura. Puluhan anjing itu akan dijual untuk dikonsumsi.

Saat ini, 50 ekor anjing sudah dikirim ke rumah penampungan anjing di Gunung Sindur, Bogor untuk perawatan lebih lanjut. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jembatan Mojo Ditutup, Ini Dampaknya bagi Pelaku UKM

Kamis, 22 September 2022 | 11:27 WIB
X