50 Persen Dana Cukai Tembakau Dikembalikan Untuk Kesejahteraan Masyarakat

- Jumat, 26 November 2021 | 12:49 WIB
Bupati Sri Mulyani menyerahkan bantuan kendaraan roda 3 yang dananya bersumber dari DBHCHT. (SMSolo/Mera S)
Bupati Sri Mulyani menyerahkan bantuan kendaraan roda 3 yang dananya bersumber dari DBHCHT. (SMSolo/Mera S)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Tahun 2021 ini, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Pemkab Klaten mencapai Rp 17.821.859.565.

Sebagian besar dana tersebut dikembalikan kepada masyarakat dan petani tembakau.

Kepala Bagian Perekonomian Cahyo Dwi Setyanta didampingi Kasubbag Sumberdaya Alam Sunarni mengatakan, tahun 2021, Klaten mendapat DBHCHT murni sebesar Rp 14.620.464.000.

Baca Juga: Tergiur Tawaran Pekerjaan Bergaji Besar di Medsos, Puluhan Perempuan Tertipu

Setelah perubahan APBD, ada tambahan dari dana Silpa Tahun 2020 Rp 3.201.395.565.

"Setelah ada tambahan dari Silpa tahun 2020, DBHCHT tahun 2021 untuk Klaten jumlahnya menjadi Rp 17.821.859.565. Penggunaan DBHCHT mengacu Peraturan Menteri Keuangan No: 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi DBHCHT," kata Cahyo.

Tahun 2021, sebanyak 50 % DBHCHT atau Rp 8.910.929.783 digunakan untuk bidang kesejahteraan masyarakat yakni, 35 % atau Rp 6.237.650.848 untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau.

Baca Juga: UMK Hanya Naik Dua Ribu Rupiah, Pekerja di Kudus Akan Gelar Aksi

Yang 15 % dibagi dua, yakni untuk peningkatan kualitas bahan baku Rp 1.942.255.735 dan peningkatan ketrampilan kerja Rp 731.023.200.

Kemudian, 25 % atau Rp 4.455.464.891 digunakan untuk bidang penegakan hukum terdiri atas Pembentukan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), sosialisasi ketentuan di bidang cukai.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Purna Tugas, 38 Personel Polres Klaten Diarak Becak

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
X