Ada Fasilitas Isoter di Ndalem Priyosuhartan, Siswa Positif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

- Sabtu, 27 November 2021 | 06:14 WIB
Pembelajaran tatap muka di SD Negeri Beskalan Surakarta dihentikan sementara usai tiga siswanya dinyatakan positif Covid-19.  (SMSolo/dok)
Pembelajaran tatap muka di SD Negeri Beskalan Surakarta dihentikan sementara usai tiga siswanya dinyatakan positif Covid-19. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Meski Pemkot Surakarta telah menyediakan fasilitas isoter bagi anak-anak yang dinyatakan positif Covid-19, sejumlah siswa SD negeri yang terkonfirmasi positif, pekan ini justru menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Ke tujuh siswa itu tidak melewati masa penyembuhan di lokasi isolasi terpusat Ndalem Priyosuhartan, lantaran keengganan orang tua mereka.

“Orang tua (siswa) tidak setuju (kalau menjalani isolasi terpusat di Ndalem Priyosuhartan),” ungkap Wali Kota Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota, Jumat (21/11/2021).

Baca Juga: Siswa Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Solo Bertambah Dua Orang. Total jadi 9 Siswa

Meski demikian Gibran menegaskan, Pemkot tetap menilai keberadaan isolasi terpusat tersebut penting.

Pemkot juga mensyaratkan karantina terhadap anggota keluarga siswa, jika yang bersangkutan memilih isolasi mandiri di rumah.

“Kalau anaknya tidak mau, ya satu rumah tetap dikarantina.”

Ia mengklaim, saat ini seluruh siswa tersebut dalam keadaan sehat.

“Kemarin saat di-tracing dan di-swab, orang tuanya juga negatif semua,” tegas Gibran.

Baca Juga: Tujuh Siswa di Solo Positif Covid-19, PTM di Tiga SD Dihentikan

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pospenas Solo, Banyak Siswa Antusias Ikut Lomba Pidato

Jumat, 25 November 2022 | 10:10 WIB

Begini Kronologi Adu Jotos Peserta Munas Hipmi di Solo

Selasa, 22 November 2022 | 15:11 WIB

Memalukan! Peserta Munas Hipmi di Solo Adu Jotos

Selasa, 22 November 2022 | 09:27 WIB
X