Warga Kemalang Minta Ada Sanksi bagi Penambangan, Jalur Evakuasi Merapi Rusak Parah

- Minggu, 28 November 2021 | 21:13 WIB
Seoran pengendara motor melintas di jalur evakuasi Merapi di Kemalang Klaten yang rusak parah. (SMSolo/Mera S)
Seoran pengendara motor melintas di jalur evakuasi Merapi di Kemalang Klaten yang rusak parah. (SMSolo/Mera S)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten berharap penambangan diatur dan diberikan sanksi bagi yang melanggar.

Salah satunya dengan pemasangan papan berisi aturan dan larangan, serta sanksi bagi para pelanggar terlihat dengan jelas.

Papan pengumuman tersebut dipasang di sepanjang jalur evakuasi lereng Merapi yang kini dalam kondisi rusak sangat parah.

Baca Juga: Bus Rombongan Wisatawan Semarang Alami Rem Blong dalam Perjalanan Turun dari Tawangmangu

Sebelumnya, upaya warga Lereng Merapi agar jalur evakuasi diperbaiki sudah dilakukan dengan melakukan audensi dengan Bupati dan DPRD, namun sejauh ini belum menampakkan hasil sesuai harapan.

"Ikut mengawasi asal diatur, dipasang plang atau apa yang ancamannya (sanksi) jelas," kata Sukiman, salah satu warga Deles, Desa Sidorejo, Kemalang, Klaten.

Baca Juga: Pajero Sport Senilai Rp 364 Juta Milik Seorang Mahasiswa, Dibawa Kabur Orang di Grogol, Begini Ceritanya

Menurutnya, masalah kerusakan jalan tidak semata-mata karena penambangan pasir di lereng Merapi saja. Namun juga dipicu tidak adanya pembatasan jumlah muatan, sehingga semua truk mengangkut pasir melebihi tonase jalan.

"Itu bukan hanya soal tambang, aturan muatan dibatasi seperti dulu saja sudah beres, tidak boros anggaran. Nggak diaturnya muatan itu sebenarnya ada apanya?" kata dia.

Dia menggambarkan situasi kawasan penambangan pada tahun 2006 yang dinilaikan cukup tertib, karena ada pembatasan jumlah muatan. Saat ini, bak truk diberi cat sebagai penanda batas maksimal muatan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Purna Tugas, 38 Personel Polres Klaten Diarak Becak

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
X