Polisi Masih Kembangkan Penyelidikan Penyebab Kematian Parmin, Warga Colomadu

- Senin, 29 November 2021 | 16:15 WIB
Ilustrasi mayat/pixabay
Ilustrasi mayat/pixabay

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Polisi masih menyelidiki lebih dalam penyebab kematian Parmin (30), warga Dukuh Gonggangan RT 2 RW 3, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, yang ditemukan tewas di dalam rumah dengan luka tusukan di perut.

Sejauh ini, polisi belum menyimpulkan bahwa penyebab kematian korban karena bunuh diri. Meskipun dari hasil otopsi, ada dugaan korban tewas karena bunuh diri.

Sebab, tidak ada tanda bekas perlawanan atau upaya mempertahankan diri di tubuh korban, jika korban diserang orang lain.

Baca Juga: Prihanto Mundur dari Posisi Manajer Persika. Target Pribadinya ke Babak 64 Besar Nasional Tak Tercapai

Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan, pengembangan penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab korban meninggal dengan luka tusuk di perut.

"Dari keterangan dokter setelah dilakukan otopsi dan pemeriksaan luar, diketahui ada enam luka tusukan di sekitar perut. Tapi ada satu luka tusuk yang fatal, karena mengenai organ dalam dan ini yang menyebabkan korban meninggal," katanya, Senin (29/11).

Selain itu, tidak ada tanda-tanda bekas perlawanan atau upaya mempertahankan diri di tubuh korban. Dari olah TKP, diketahui tidak ada barang yang hilang. Kondisi TKP juga tergolong rapi.

Baca Juga: Tujuh Bhabinkamtibmas Wonogiri Dapat Motor, ini Pesan Kapolres

Soal bekas darah yang dilap, juga belum bisa disimpulkan apakah itu benar-benar bekas dilap, atau terkena tubuh korban.

"Dari hal-hal tersebut, muncul dugaan korban bunuh diri. Tapi kami belum sampai pada kesimpulan, apakah korban meninggal karena bunuh diri atau karena tindakan orang lain. Masih sebatas dugaan. Dan penyelidikan juga masih terus dilakukan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

103 Keluarga Korban Bencana Alam Terima Santunan

Kamis, 6 Januari 2022 | 17:10 WIB
X