Kasus HIV/AIDS di Boyolali Mencengangkan, Tahun Ini Tambah 72 Kasus, 7 Meninggal

- Rabu, 1 Desember 2021 | 15:15 WIB
 Peringatan Hari AIDS Sedunia di Boyolali digelar di Panti Marhein.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Peringatan Hari AIDS Sedunia di Boyolali digelar di Panti Marhein. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kasus HIV/AIDS di Boyolali ternyata cukup mencengangkankan. Tercatat pada tahun ini ditemukan 72 kasus HIV/AIDS baru.

“Betul ada tambahan 72 kasus baru,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, Puji Astuti.

Ditemui wartawan disela Peringatan Hari AIDS Sedunia di Panti Marhein, Rabu (1/12), dari jumlah tersebut, 7 diantaranya meninggal dunia.

Baca Juga: Kedapatan Beli Puluhan Pil Psikotropika, Seorang WNA Ditangkap Polres Magelang

“Dari yang masih hidup sebanyak 65 ODHA, 60 orang telah melakukan pengobatan dan 5 diantara belum melakukan pengobatan.”

Berdasarkan data dari KPAI Boyolali, sejak penyakit ini ditemukan pada 2005, sampai April 2020 penderitanya sudah mencapai 642 orang. Jumlah penderita HIV/AIDs di Boyolali yang terdeteksi pun semakin banyak.

Baca Juga: Akhirnya, Polres Sukoharjo Dapat Kucuran Dana Bangun Mako. Rencananya Dibangun Tahun Depan di Mandan

Terkait hal itu, Pemkab Boyolali melalui Dinkes Boyolali mempersilakan masyarakat ODHA untuk periksa HIV/AIDS tanpa dipungut biaya atau gratis. Saat ini pelayanan di Kabupaten Boyolali sudah bisa diakses di tiga rumah sakit umum daerah (RSUD) dan 10 Puskesmas..

“Sesuai dengan tujuan penanggulangan dan pencegahan penyakit HIV/AIDS, yakni dengan meningkatkan kualitas hidup dari penderita.”

Baca Juga: SD Muhammadiyah 1 Surakarta Berjaya di Kompetisi Sains Terbuka

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Polres Boyolali

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:37 WIB

Boyolali Mulai Vaksinasi Anak Dosis Kedua

Selasa, 18 Januari 2022 | 04:30 WIB

Tingkatkan Layanan, RSUPA Boyolali Tambah Tiga Gedung

Senin, 17 Januari 2022 | 16:38 WIB
X