UMK Wonogiri Tahun 2022 Naik Sebesar 12 Ribu Rupiah

- Kamis, 2 Desember 2021 | 09:14 WIB
Para pekerja membuat kayu lapis pada sebuah pabrik pengolahan kayu di Kabupaten Wonogiri, beberapa waktu lalu. (SMSolo/Khalid Yogi)
Para pekerja membuat kayu lapis pada sebuah pabrik pengolahan kayu di Kabupaten Wonogiri, beberapa waktu lalu. (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Wonogiri untuk tahun 2022 mendatang ditetapkan sebesar Rp 1.839.043 per bulan.

Angka tersebut naik jika dibandingkan dengan UMK tahun 2021 ini yang sebesar Rp 1.827.000 per bulan.

UMK Wonogiri masih menempati peringkat terendah ke dua Provinsi Jateng. Adapun UMK terendah se-Jawa Tengah adalah Kabupaten Banjarnegara yang ditetapkan sebesar Rp 1.819.835 per bulan.

Baca Juga: Kejari Sukoharjo Kembalikan Barang Bukti Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Baki

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Wonogiri Seswanto mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak puas dengan UMK 2022 tersebut.

Pasalnya, UMK Wonogiri hanya naik Rp 12.000 sehingga UMK tahun 2022 itu masih di bawah inflasi.

"Seharusnya kenaikan UMK satu persen di atas inflasi," ujarnya, Rabu (1/12).

Baca Juga: Varian Omicron Guncang Dunia, Ini Imbauan Dokter Spesialis Patologi Klinik RS UNS

Dia menerangkan, di masa pandemi Covid-19 ini, kebutuhan untuk menunjang protokol kesehatan menjadi sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi. Alhasil, kebutuhan tersebut menambah beban para buruh.

Oleh karenanya, dia meminta pemerintah dapat mengendalikan harga sembako dan barang kebutuhan lainnya. "Harapan kami, harga sembako bisa ditekan," katanya.**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SD 3 Sukoharjo Wonogiri Tanam 6.500 Bibit Pohon

Jumat, 14 Januari 2022 | 21:15 WIB

Siswa Madrasah dan Santri Wonogiri Ikut Divaksin

Kamis, 6 Januari 2022 | 08:44 WIB

65 Anggota Polres Wonogiri Naik Pangkat

Senin, 3 Januari 2022 | 19:40 WIB
X