Lebih Senang Mandiri, Jumlah Difabel Kerja di Perusahaan Masih Minim

- Jumat, 3 Desember 2021 | 13:58 WIB
Warga difabel menerima bantuan dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasioanl di Pendopo Ageng, Jumat (3/12/2021).  (SMSolo/Joko Murdowo)
Warga difabel menerima bantuan dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasioanl di Pendopo Ageng, Jumat (3/12/2021). (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Hingga kini, jumlah pekerja difabel di perusahaan masih minim.

Data di Boyolali, dari jumlah total 6.969 warga difabel, mereka yang bekerja di perusahaan baru tercatat 120 orang saja.

“Sisanya memilih mandiri dan berwirausaha dalam bilang konveksi maupun berjualan,” ujar Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Boyolali, Mudzakir, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: Identitas Mayat Perempuan Telanjang di Sungai Lunyu Karanggede Boyalali Terkuak

Dia menjelaskan, sebenarnya banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan khusus penyandang disabilitas.

Apalagi tersedia kuota bagi kaum difabel sebanyak satu persen dari total karyawan.

“Kami juga memfasilitasi dengan forum sarasehan tiap tiga bulan sekali. Berdiskusi, apa yang dibutuhkan teman difabel dan apa yang perlu pemerintah siapkan,” ujar Mudzakir.

Kepala Dinsos Boyolali, Ahmad Gozali mengakui kalangan difabel telah diwadahi melalui Forum Komunikasi Disabilitas Boyolali (FKDB).

Baca Juga: Terjadi Guguran di Merapi, Sebagian Wilayah Boyolali Diguyur Hujan Abu

Mereka juga dilibatkan dalam kegiatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk dalam pendataan untuk bantuan Covid-19.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Polres Boyolali

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:37 WIB

Boyolali Mulai Vaksinasi Anak Dosis Kedua

Selasa, 18 Januari 2022 | 04:30 WIB

Tingkatkan Layanan, RSUPA Boyolali Tambah Tiga Gedung

Senin, 17 Januari 2022 | 16:38 WIB
X