Partai Golkar Tancap Gas, Wujudkan Airlangga Hartarto Jadi Presiden

- Senin, 6 Desember 2021 | 13:49 WIB
Ketua DPD Golkar Sukoharjo, Sarjono memberikan keterangan pada awak media saat Rakerda di Kantor DPD. (SMSolo/dok)
Ketua DPD Golkar Sukoharjo, Sarjono memberikan keterangan pada awak media saat Rakerda di Kantor DPD. (SMSolo/dok)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Mesin politik Partai Golkar sudah mulai memanas di Tahun 2021. Utamanya untuk mewujudkan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi Presiden RI Tahun 2024.

Di berbagai daerah telah membangun kekuatan dengan membentuk pengurus mulai tingkat kecamatan sampai tingkat desa hingga menyiapkan kadernya yang bakal berjaga di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Salah satunya di Kabupaten Sukoharjo dalam Rakerda di Kantor DPD Partai Golkar, Sukoharjo, Sabtu (4/12).

Baca Juga: Jelang Laga, Seluruh Peserta Piala Soeratin Jalani Swab

"Saya melihat Partai Golkar di tingkat daerah sudah sangat luar biasa karena sejak dari tahun 2021 sudah persiapan Pilpres tahun 2024, dan kita juga harus menyadari bahwa selama 32 tahun Partai Golkar memimpin bangsa ini dan selanjutnya kita berdiam diri selama 23 tahun sampai nanti tahun 2024," ujar Henry Indraguna, Dewan Pakar Hukum dan HAM Partai Golkar tersebut disela mengikuti Rakerda di Kantor DPD Partai Golkar Sukoharjo.

Setelah 23 tahun, kata dia, Partai Golkar mengambil sikap mencalonkan Airlangga Hartarto menjadi Presiden Indonesia tahun 2024. Golkar akan menjadi pemimpin, akan menjadi leader, bukan lagi pengikut follow mengekor.

Baca Juga: Bank Jateng Sukoharjo, Tak Puas di Zona Nyaman. UEP UPK Polokarto Raih Mobil Xpander

Henry Indraguna yang juga sebagai pengacara mengatakan, memimpin bangsa Indonesia membutuhkan prestasi yang sangat luar biasa. Bahkan penyelesaian Covid-19 dari awal tahun 2020 hingga akhir 2021 salah satu tokoh penting penyelesaian Covid-19 adalah Airlangga Hartarto sampai saat ini angka Covid-19 sudah turun drastis.

“Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut juga memiliki program untuk menekan angka kemiskinan di Republik Indonesia menjadi 0%. Maka semua elemen-elemen partai, semua sayap-sayap partai dipersiapkan dari saat ini juga, sehingga ditahun 2024 nanti padi sudah menguning dan siap dipanen. Maka kita siapkan strategi sebaik mungkin, baik lahir maupun batin,” tandas Henry.

Baca Juga: Rumah Warga yang Miliki Balita Stunting di Klego Boyolali, Ditanami Pohon Kelor, Kenapa?

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kartasura dan Grogol Sukoharjo juga Dilanda Banjir

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:27 WIB

Dari 150 Desa 19 Desa di Sukoharjo Belum Punya BUMDes

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:59 WIB

Warga Kurang Mampu di Sukoharjo Kembali Dapat Bantuan

Senin, 17 Januari 2022 | 15:05 WIB

Gropyokan Tikus, Pemdes Pranan Berikan Bonus

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:46 WIB
X