Lazisnu Jaten Ikutkan Pekerja Rentan Nonpenerima Upah sebagai Peserta BP Jamsostek. Preminya...

- Senin, 6 Desember 2021 | 21:04 WIB
Ketua Lazisnu Ranting Jaten Hendri Prasetyo secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BP Jamsostek kepada perwakilan warga, didampingi Kepala BP Jamsostek Karanganyar Gunadi Hery Urando, Senin (6/12/2021).  (SMSolo/Irfan Salafudin)
Ketua Lazisnu Ranting Jaten Hendri Prasetyo secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BP Jamsostek kepada perwakilan warga, didampingi Kepala BP Jamsostek Karanganyar Gunadi Hery Urando, Senin (6/12/2021). (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Pekerja rentan risiko di Desa Jaten, diinisiasi untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial, dengan diikutkan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek).

Adalah Lazis Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Ranting Desa Jaten yang menginisiasinya.

Saat ini, ada 60-an pekerja sektor non formal rentan risiko yang sudah diikutkan sebagai peserta BP Jamsostek, yang pembayaran preminya ditanggung full oleh Lazisnu.

Baca Juga: Kabupaten Pemalang Belajar Resi Gudang ke Wonogiri

Secara simbolis, Kepala BP Jamsostek Karanganyar Gunadi Hery Urando dan Ketua Lazisnu Ranting Jaten Hendri Prasetyo menyerahkan kartu kepesertaan kepada perwakilan penerima di Gedung Balai RW 16 Josroyo Indah, Jaten, Senin (6/12/2021) sore.

Gunadi mengapresiasi langkah Lazisnu Ranting Jaten atas bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk perlindungan jaminan sosial.

"Semoga bisa ditiru lembaga lain. Bahwa kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan dalam bantuan sembako atau uang saja, tapi juga bisa dalam bentuk perlindungan jaminan sosial, yang manfaatnya jangka panjang," katanya, di sela acara.

Baca Juga: Mudahkan ODHA Mengakses Fasilitas Kesehatan, 13 Puskesmas di Karanganyar Buka Layanan PDP bagi ODHA

Menurutnya, jumlah pekerja sektor non formal non penerima upah masih sangat sedikit yang menjadi peserta BP Jamsostek.

Hingga akhir November 2021, baru 2.915 tenaga kerja aktif bukan penerima upah yang tercatat sebagai peserta.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

103 Keluarga Korban Bencana Alam Terima Santunan

Kamis, 6 Januari 2022 | 17:10 WIB
X