Tak Hanya Ceramah, Guru Didorong Mengembangkan Metode Pembelajaran

- Jumat, 17 Desember 2021 | 04:15 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba literasi di Pendapi Gede Balai Kota Surakarta, Kamis (16/12/2021).  (SMSolo/dok)
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba literasi di Pendapi Gede Balai Kota Surakarta, Kamis (16/12/2021). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Selama pandemi Covid-19, guru dituntut selalu berinovasi dalam mengembangkan metode pembelajaran bagi peserta didik.

Tak sebatas ceramah secara online, para guru juga didorong untuk menerapkan metode pembelajaran berbasis blended learning.

Direktur Hafecs Zulfikar Alimudin menegaskan, saat ini salah satu problem utama pendidikan adalah metode guru dalam mengajar.

Baca Juga: Cek Kesiapan Perayaan Ibadah Natal 2021, Gibran Kunjungi Sejumlah Gereja di Solo

Kondisi itu dipersulit dengan adanya pandemi Covid-19.

“Metode mengajar guru itu tidak hanya ceramah, namun juga memberikan dan menularkan cara belajar yang baik. Jadi murid tidak hanya diceramahi, tetapi juga diberikan contoh cara belajar yang baik,” jelas Zulfikar.

Dia mengungkapkannya di sela-sela Saresehan Hari Guru Nasional dan Penganugerahan Lomba Literasi Solo Raya 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Surakarta, Kamis (16/12/2021).

Pembenahan metode pembelajaran tersebut, diharapkan mampu membawa perubahan mendasar dalam sistem pendidikan di Indonesia.

GiBaca Juga: Mudik ke Solo saat Nataru, Gibran: Tak Ada Kendaraan yang Putar Balik

“Selama pandemi kami juga mengembangkan platform digital, sehingga program literasi semacam ini bisa diterima masyarakat.”

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekda Lama Karanganyar Pensiun, Siapa Penggantinya?

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:47 WIB
X