Polres Sukoharjo Larang Perayaan Natal dan Tahun Baru dengan Petasan, Kembang Api dan Konvoi

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 19:15 WIB
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan memberikan keterangan pada awak media. (SMSolo/Heru S)
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan memberikan keterangan pada awak media. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Polres Sukoharjo melarang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 202 dengan petasan dan kembang api.

Selain itu, guna mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19, Polres juga melarang arak-arakan/konvoi kendaraan dalam jumlah besar.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menegaskan pelanggaran atas larangan tersebut akan dilakukan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Dandim Sukoharjo Buka Diklatsus Wawasan Kebangsaan Yayasan Gerbang Paramuda Nusantara Di Weru

"Menyalakan petasan dapat menimbulkan bahaya bagi keselamatan jiwa, kebakaran dan memicu tawuran warga, perkelahian dan keributan," kata Kapolres, Jumat (15/12/2021).

Karena itu Kapolres mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan tidak berkerumun dan menyalakan petasan, mercon dan kembang api.

Di samping itu, menurut Kapolres, kerumunan dapat menimbulkan penyebaran Covid 19. Apalagi tidak dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Keren, Darto Melukis dengan Larutan Kopi

Karena itu Pemerintah mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun, diantaranya dengan melalui penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia.

"Yang dilarang seperti pawai, pesta kembang api dan arak-arakan dengan kerumunan besar," tegasnya. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X