Mengadu ke DPRD Sragen, Guru Honorer Keluhkan Ketidakjelasan Formasi

- Senin, 3 Januari 2022 | 20:20 WIB
Para guru yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non K (GTKHNK) 35+ Sragen, menyampaikan aspirasi ke Komisi IV DPRD Sragen, Senin (3/1/2022).  (SMSolo/Basuni Hariwoto)
Para guru yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non K (GTKHNK) 35+ Sragen, menyampaikan aspirasi ke Komisi IV DPRD Sragen, Senin (3/1/2022). (SMSolo/Basuni Hariwoto)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com – Para guru yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non K (GTKHNK) 35+ Kabupaten Sragen, mengadu ke DPRD Sragen.

Pada audiensi yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Sugiyamto, Senin (3/1/2022), ratusan guru honorer itu mengeluhkan ketidakjelasan formasi.

Sebab mereka yang lolos passing grade (PG) belum mendapat kejelasan.

Mereka menyampaikan tujuh tuntutan terkait para guru yang lolos PG.

Baca Juga: Mertua Anggota DPRD Sragen Tewas Tersengat Strom Jebakan Tikus di Sawah

Di antaranya, penambahan formasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) bagi mereka yang lolos PG di sekolah negeri.

Selain itu, perlu penambahan formasi untuk mata pelajaran yang minim formasi seperti sejarah, PAI dan bahasa Jawa.

Perwakilan GTKHNK 35+ Bangun Supriyono menyampaikan, guru yang lolos PG sejumlah 193 orang.

Jumlah itu belum termasuk di SMA/SMK total sekitar 400 orang.

Baca Juga: Sering Tergenang Banjir, Ruas Jalan Mungkung Ditinggikan

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

20.000 Warga Sragen Terima BLT Minyak Goreng

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:58 WIB

120 Anak Yatim Piatu di Sragen Terima Santunan

Selasa, 26 April 2022 | 20:30 WIB

Surtono Ketua PSHT Cabang Sragen Meninggal Dunia

Sabtu, 16 April 2022 | 10:16 WIB

20 Ribu Pedagang di Sragen Terima Bantuan Tunai

Senin, 11 April 2022 | 21:00 WIB
X