Kisah Mbah Soyo, 30 Tahun Tinggal Seorang Diri di Hutan Manyaran Wonogiri

- Kamis, 6 Januari 2022 | 15:05 WIB
bah Soyo (66) warga Dusun Banasan RT1 RW11 Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri sedang menjaga tanaman agar tidak diserang kawanan kera, baru-baru ini. (SMSolo/Khalid Yogi)
bah Soyo (66) warga Dusun Banasan RT1 RW11 Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri sedang menjaga tanaman agar tidak diserang kawanan kera, baru-baru ini. (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Perjuangan untuk menjaga pertanian dari serangan hama kera benar-benar dilakoni oleh Mbah Soyo (66).

Pria warga Dusun Banasan RT 1 RW 11 Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri itu rela tinggal seorang diri di tengah hutan sejak 30 tahun yang lalu.

Dia tinggal pada sebuah pondok sederhana di tengah hutan. Jalur menuju ke pondoknya hanya berupa jalan setapak di antara hutan.

Baca Juga: Aliansi Rakyat Bergerak Sukoharjo Tuntut Presidential Treshold 20 Persen Dihapus

Butuh waktu sekitar 15-20 menit berjalan kaki dari dusun sampai gubuk yang dia tinggali.

Sesampainya di tempat tinggal Mbah Soyo, terdapat beberapa bidang sawah di tengah hutan. Tidak hanya itu, pria tersebut juga membangun kandang ternak sapi dan kambing di sekitar pondoknya.

"Saya sudah 30 tahun di sini," ujarnya, baru-baru ini.

Dia terpaksa tinggal di tengah hutan untuk menghalau serangan kawanan kera. Pasalnya, hama kera sering menjarah pertaniannya sehingga membuat gagal panen. "Kalau tidak dijaga, bisa habis dimakan kera," katanya.

Baca Juga: Pekerja Pabrik Hebel Ditemukan Meninggal di Sumur Adukan Semen

Untuk menghalau serangan kera, kakek itu melatih beberapa anjingnya. Ketika kawanan kera mulai mendekat, anjing-anjing tersebut segera memburu dan mengusir kera.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mantan Bupati Wonogiri Oemarsono Tutup Usia

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:36 WIB

Polres Wonogiri Gencarkan Operasi Miras

Minggu, 22 Mei 2022 | 06:58 WIB
X