AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Mendobrak Tradisi "Retro" Institusi Kepolisian

- Jumat, 7 Januari 2022 | 15:23 WIB
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho mendorong kursi roda salah satu lansia peserta vaksinasi massal di Centra Niaga, Solo Baru. (SMSolo/heru S)
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho mendorong kursi roda salah satu lansia peserta vaksinasi massal di Centra Niaga, Solo Baru. (SMSolo/heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Di tengah perkembangan zaman dengan teknologi yang begitu cepat dan canggih, pelayanan cepat dan akurat mesti jadi prioritas.

Salah satunya di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Terlebih, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Wibowo telah berupaya merubah image Polri menjadi lebih baik.

Utamanya dengan program Presisi-nya. Yaitu Prediktif, Resposibilitas, Transparansi dan Berkeadilan. Polres Sukoharjo nampaknya memahami betul bagaimana menerjemahkan program Presisi Kapolri.

Baca Juga: Gara-gara Tabung Gas Bocor, Rumah Terbakar

Terlebih sejak mantan Kasubagmutbata Bagmutjab Robinkar SSDM Polri, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan SIK M.PICT M Krim menduduki posisi Kapolres.

Berbagai terobosan dilakukan dan seolah-olah ingin mendobrak tradisi "retro" yang selama ini ada di kepolisian.

Perwira menengah kelahiran Boyolali yang merupakan alumnus Akpol 2003 ini, nampaknya sadar betul bagaimana melakukan pendekatan di tengah masyarakat. Terlebih di era pandemi Covid-19.

Baca Juga: SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Raih Lima Juara di Bandung Lautan Api Championship 3

Khusus di kalangan media, sosok pemilik gelar Master of Policing, Intligence and Counter Terrorism (M.IPCT) ini, benar-benar melakukan gebrakan yang mendasar.

Kapolres tidak hanya berperan sebagai pengambil keputusan namun juga merangkap Humas.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X