Waduh! 18 Warga Kadireso, Teras, Boyolali Derita Chikungunya

- Selasa, 11 Januari 2022 | 17:05 WIB
Petugas melakukan foging di Dukuh Ngares, Desa Kadireso, Kecamatan Teras. (SMSolo/Joko Murdowo)
Petugas melakukan foging di Dukuh Ngares, Desa Kadireso, Kecamatan Teras. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Sebanyak 18 warga Dukuh Ngares, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Boyolali menderita chikungunya. Penderita menjalani rawat jalan.

Kabid Surveilans dan Imunisasi Dinkes Boyolali, Teguh Tri Kuncoro membenarkan adanya temuan 18 kasus chikungunya tersebut. Kasus itu awalnya dilaporkan oleh bidan desa setempat pada 5 Januari lalu.

Laporan langsung ditindaklanjuti Dinkes Boyolali dengam melakukan penyelidikan epideomologi (PE) pada 8 Januari.

Baca Juga: Desa Ngroto, Kismantoro Rintis Sentra Pembibitan Anggur. Ada yang Langka dan Unik dari Luar Negeri

Hasilnya, total penderita chikungunya ada 15 orang. Mereka mulai mengeluhkan sakit sejak 28 Desember lalu.

"Gejala secara umum ada kesamaan yaitu nyeri sendi. Lalu pada Minggu (9/1) ada tambahan tiga penderita," katanya, Selasa (11/1).

Selain perawatan penderita, pihaknya juga melakukan fogging di tiga RT Dukuh Ngares, Desa Kadiroso, pada Senin (10/1). Dan saat ini tidak ada lagi penambahan kasus baru chikungunya.

Baca Juga: Polda Jatim Buru Penendang Sesajen ke Lombok Timur

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat untuk menggalakan kembali PSN di lingkup masing-masing.

Terpisah, Kepala Puskesmas Teras, Titik Fauziyati, menjelaskan kasus ini pertama kali muncul saat empat warga yang mengeluhkan gejala demam dan nyeri sendiri pada akhir Desember 2021 lalu. Kemudian kasus merebak hingga saat ini.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korban Tewas Laka Maut Ternyata Bapak dan Anak

Selasa, 17 Mei 2022 | 16:04 WIB

Laka Maut di Jalan Solo- Semarang, Dua Tewas

Selasa, 17 Mei 2022 | 07:30 WIB
X