Bus Dek Rendah Diuji Coba di Koridor 1 BST. Belum Cukup Nyaman bagi Penumpang Difabel

- Selasa, 11 Januari 2022 | 20:20 WIB
Petugas membantu penyandang disabilitas menuruni bus dek rendah di halaman kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Selasa (11/1/2022).  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Petugas membantu penyandang disabilitas menuruni bus dek rendah di halaman kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Selasa (11/1/2022). (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Pemkot Surakarta menguji coba bus dek rendah (low deck) di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (11/1/2022).

Hasil uji coba menunjukkan, bus yang disiapkan khusus bagi penumpang difabel di Koridor 1 Batik Solo Trans (BST) itu belum cukup nyaman bagi penyandang disabilitas.

“Masih ada sedikit kekurangan di pintu keluar masuk bus yang belum rata. Agak menyulitkan pengguna kursi roda,” tutur perwakilan Tim Advokasi Difabel (TAD) Surakarta, Hermin Yuni Astuti, usai uji coba.

Baca Juga: Tambah Dua Koridor, Target Pengembangan BST di Solo Terpenuhi

Selain itu, pengguna kursi roda relatif kesulitan jika hendak berputar balik dan keluar bus.

“Ada 3 kursi berjajar yang menghalangi, karena kami memang butuh ruang yang agak longgar. Penumpang yang duduk di kursi itu juga harus berdiri dulu, sebab kursi rodanya bisa mengenai mereka,” imbuh Hermin.

Di luar kekurangan tersebut, Hermin mengakui, bus berkapasitas 20 tempat duduk dan lima penumpang berdiri itu cukup memadai untuk alat transportasi penyandang disabilitas.

Baca Juga: BST Dioperasikan Satu Orang, Pemkot Surakarta Kaji Penggunaan Peduli Lindungi di Transportasi Publik

“Ada pesan suara dan running text yang bisa membantu teman-teman tuna netra dan tuna rungu, sehingga mereka bisa mengetahui laju bus sudah sampai di titik mana,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Hari Prihatno menerangkan, bus tersebut akan diuji coba hingga sebulan mendatang.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X