Nongkrong Usai Sekolah, 229 Pelajar Terjaring Razia Satpol PP Surakarta

- Kamis, 13 Januari 2022 | 05:07 WIB
Petugas Satpol PP Surakarta mendata pelajar yang terjaring razia di kawasan Alun-alun Kidul Keraton Surakarta, Rabu (12/1/2022).  (SMSolo/dok)
Petugas Satpol PP Surakarta mendata pelajar yang terjaring razia di kawasan Alun-alun Kidul Keraton Surakarta, Rabu (12/1/2022). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Sebanyak 229 pelajar terjaring razia Satpol PP Surakarta, karena nongkrong usai sekolah.

Mereka dianggap melanggar aturan pembelajaran tatap muka (PTM), yang mengharuskan siswa langsung pulang ke rumah usai sekolah.

Seluruh pelajar itu dtertibkan saat Satpol PP menggelar razia mulai Senin-Rabu (10-12/1/2022) di berbagai titik.

Baca Juga: PTM 100 Persen di Solo Dilakukan Bertahap, Gibran: Tunggu Vaksinasinya Selesai Dulu

“Rabu ada 50 pelajar yang ditertibkan. Sebelumnya ada 89 pelajar (Senin) dan 90 pelajar (Selasa),” ungkap Kepala Satpol PP, Arif Darmawan.

Para pelajar tersebut diketahui nongkrong di Alun-alun Kidul Keraton Surakarta, warung makan, maupun tempat game online.

Saat ditertibkan, pelajar tersebut tidak mengenakan masker dan masih berseragam sekolah.

"Mereka juga berkerumun di lokasi itu."

Baca Juga: Nongkrong Berseragam Sekolah dan Langgar Aturan PPKM Mikro, Ratusan Pelajar di Solo Ditegur Petugas Satpol PP

Mayoritas pelajar tersebut, imbuh Arif, merupakan pelakar SMA/SMK.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Abipraya Arena Diluncurkan, Jadi Area Esport Jateng

Minggu, 25 September 2022 | 17:17 WIB
X