Warga Mengeluh Banyaknya Sampah dari Hulu Nyangkut di Jaring

- Kamis, 13 Januari 2022 | 17:05 WIB
Warga RT 9 RW 1 mengeluh banyaknya sampah dari hulu yang nyangkut di jaring dan membuat aliran air Kali Mubeng terhambat. (SMSolo/dok)
Warga RT 9 RW 1 mengeluh banyaknya sampah dari hulu yang nyangkut di jaring dan membuat aliran air Kali Mubeng terhambat. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Warga RT 9 RW 1 Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu mengeluhkan banyaknya sampah kiriman dari hulu, yang nyangkut di jaring besi yang dipasang di dekat Jembatan Kali Mubeng.

Banyaknya sampah yang tersangkut jaring, membuat aliran sungai terhambat. Kondisi itu juga membuat sungai menjadi sarang nyamuk, karena air menggenang di sekitar jaring besi.

Aris, salah satu warga mengaku, warga sekitar tidak pernah membuang sampah di sungai. Banyaknya sampah yang tersangkut jaring, hampir semuanya kiriman dari hulu.

Baca Juga: RSUD Wonogiri Punya Gedung Baru Senilai Rp 20,5 Miliar. Ini Fungsinya

"Kalau mau pasang jaring, mestinya pengambil kebijakan memasangnya tidak hanya di satu titik. Tapi mulai dari hulu, di beberapa titik. Lha ini, warga nggak buang sampah, tapi setiap hari dapat kiriman sampah di sungai," keluhnya.

Gotong royong bersih kali, sudah kerap dilakukan warga. "Tapi selalu saja, habis dibersihkan, sungai kotor lagi oleh sampah," ujarnya.

Ny Wahyu, warga lain mengatakan, banyaknya sampah yang nyangkut di jaring membuat lingkungan menjadi kumuh.

Baca Juga: RSUD Wonogiri Punya Gedung Baru Senilai Rp 20,5 Miliar. Ini Fungsinya

"Yang lebih tidak enak, jadi sarang nyamuk. Lha airnya mampet, menggenang, otomatis jadi sarang nyamuk. Padahal di sini banyak anak-anak kecil. Kami waswas," katanya.

Dia berharap, pengambil kebijakan segera merespons keluhan warga, dengan mengambil tindakan lebih tepat dalam mengatasi persoalan sampah di Kali Mubeng.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X