Terus Dilacak, Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Bumdesma Lenggar Bujogiri Wonogiri

- Jumat, 14 Januari 2022 | 06:19 WIB
Kasi Pidsus Kejari Wonogiri, Domo Pranoto.  (SMSolo/Khalid Yogi)
Kasi Pidsus Kejari Wonogiri, Domo Pranoto. (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri melacak aliran dana kasus dugaan korupsi Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Lenggar Bujogiri di Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.

Kerugian negara akibat kasus itu ditaksir mencapai Rp Rp 4.065.269.776.

Kasi Pidsus Kejari Wonogiri Domo Pranoto mengaku kesulitan melacak aliran dana dari para tersangka.

Baca Juga: Kerugian Dugaan Korupsi Bumdesma Lenggar Bujogiri Wonogiri Ditaksir Rp 4 Miliar

Dana lebih dari Rp 3 miliar diberikan dari tersangka berinisial SU selaku Direktur Bumdesma Lenggar Bujogiri kepada tersangka berinisial SPA sebagai Direktur PT Lereng Lawu yang bekerja sama dengan Bumdesma tersebut.

"Dana lebih dari Rp 3 miliar masuk ke rekening PT Lereng Lawu dan rekening pribadi tersangka SPA. Tapi dana itu kemudian digunakan untuk apa dan dialirkan ke mana saja, itu yang belum jelas," kata Domo, Kamis (13/1/2022).

Dari pengakuan tersangka SPA, sebagian dana tersebut sempat digunakan untuk membeli beberapa mobil dalam kurun waktu 2018-2019.

Baca Juga: 100 Anggota Polres Wonogiri Dites Urine, Ternyata Ini Hasilnya

"Katanya beli mobil Fortuner, Livina, pikap, terus beli mobil lagi. Tapi semuanya sudah ditarik leasing," katanya.

P
Kejaksaan juga menyita rekening tersangka, namun sudah tidak ada isinya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Wonogiri Salurkan 2 Ton Beras Bantuan Sosial

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 11:05 WIB

Ratusan ASN Pemkab Wonogiri Naik Pangkat

Kamis, 22 September 2022 | 04:15 WIB

12 Kecamatan di Wonogiri Bakal Punya Zona Industri

Selasa, 20 September 2022 | 09:42 WIB
X