Akses Jalan Dua Desa di Boyolali Terputus. Hujan Deras, Picu Longsor Lereng Merapi

- Senin, 17 Januari 2022 | 11:09 WIB
Warga bersama TNI dan Polri serta relawan gotong royong membersihkan material longsor. (SMSolo/Joko Murdowo)
Warga bersama TNI dan Polri serta relawan gotong royong membersihkan material longsor. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Bencana longsor terjadi di kawasan lereng Merapi, Kecamatan Tamansari, Boyolali.

Material longsor menutup akses jalan penghubung dua desa. Yaitu Desa Sangup dengan Desa Lanjaran.

Warga bersama TNI dan Polri serta relawan bergotong royong membersihkan material longsor pada Senin (17/1). Bahkan sebuah begu mini turut dikerahkan ke lokasi.

Baca Juga: Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Kades Sangup, Kecamatan Tamansari, Triyono, mengatakan tinggi tebing yang longsor mencapai lebih dari 21 meter dengan lebar 25 meter.

Tanah longsor ini terjadi setelah semalaman wilayah lereng timur Merapi ini diguyur hujan deras. Lalu pada Minggu (16/1/2022) pagi, tebing tersebut longsor.

"Memang lokasi longsor jauh dari pemukiman penduduk, sehingga tidak ada yang mendengar atau melihat langsung tanah longsor ini," ujarnya disela kegiatan gotong royong.

Baca Juga: Februari hingga Awal Maret Diprediksi Puncak Omicron di Indonesia

Dijelaskan, jalan yang tertutup material longsor ini merupakan akses terdekat warga Desa Sangup ke Desa Lanjaran dan sebaliknya. "Akses warga di dua desa tertutup total."

Bahkan, tanah longsor ini mengakibatkan warga 300 warga Dukuh Karang Loh yang akan menuju Balai Desa Sangup harus memutar sejauh 7-8 kilometer.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X