Apes. Jauh- jauh Antar Pesanan Jahe dari Ponorogo, Pikap Berisi Muatan Dibawa Kabur

- Selasa, 25 Januari 2022 | 13:31 WIB
Mobil pikap milik korban berisi muatan jahe 1,85 ton yang dibawa kabur pelaku.    (SMSolo/dok)
Mobil pikap milik korban berisi muatan jahe 1,85 ton yang dibawa kabur pelaku. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Apes benar nasib yang dialami Rega Arif Priambudi dan ayahnya Bokari, warga Selahung, Ponorogo, Jawa Timur.

Dia menjadi korban penipuan di wilayah Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

Akibat kejadian pada Senin (24/1) malam itu, keduanya kehilangan sebuah pikap L-300 senilai Rp 145 juta beserta muatan empon- empon seberat 1,85 ton senilai Rp 25 juta. Kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi.

Baca Juga: Gegara Timbunan Sampah, Aliran Sungai Wonggo di Bawah Jembatan Jurang Jero Mampet

Menurut Rega, kejadian bermula saat dirinya mendapatkan pesanan empon- empon seberat 1,85 ton dari pelaku yang mengaku bernama Dewi. Kemudian diapun mengirim pesanan ke wilayah Sunggingan, Boyolali sesuai kesepakatan.

Rega dan ayahnya, Bokari berangkat dari Ponorogo, Senin (24/1) pukul 13.00 dan sampai di Sunggingan pukul 21.00 WIB. Sesampainya di pasar Sunggingan itu, pelaku kemudian minta untuk membongkar barang di rumah.

Baca Juga: SAH! Pilkada Serentak Disepakati 27 November 2024

“Kami dibawa ke sebuah jalan di perkampungan di wilayah Desa Madu, Kecamatan Mojosongo," katanya, Selasa (25/1).

Dengan alasan agar tidak salah jalan, pelaku lain seorang laki- laki kemudian meminta untuk mengemudikan mobil pikap bernomor polisi AE-9915-SD tersebut. Sesampainya di jalan kampung, pelaku meminta dia dan bapaknya turun, agar bisa mengarahkan kendaraan saat akan parkir.

“Setelah mobil memutar untuk parkir, tiba- tiba pelaku membawa kabur mobil beserta muatannya.”

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X