Janji Pemerintah Belum Terrealisasi. Pedagang Tradisional di Boyolali Tunggu Pasokan Migor Murah

- Selasa, 1 Februari 2022 | 15:06 WIB
Seorang pedagang sembako menunggui lapaknya di Pasar Boyolali Kota. (SMSolo/Joko Murdowo)
Seorang pedagang sembako menunggui lapaknya di Pasar Boyolali Kota. (SMSolo/Joko Murdowo)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Janji pemerintah untuk mengedarkan minyak goreng (migor) seharga Rp 14 ribu/ liter mulai Senin (31/1) belum terlaksana.

Migor harga murah itu tak juga sampai di tangan pedagang. Seperti terlihat di Pasar Boyolali Kota.

Menurut Aminah, salah satu pedagang, dirinya kecewa karena migor dengan harga jual Rp 14 ribu belum tersedia. Dia pun terpaksa mengembalikan sejumlah pembeli karena sudah tak memiliki persediaan migor.

Baca Juga: Hasil PCR Keluar, Total 78 Siswa siswi SMA IT Nur Hidayah Kartasura, Positif Covid

“Ya, terpaksa sejumlah pembeli saya kembalikan. Saya sudah tidak memiliki persediaan migor,” katanya, Selasa (1/2).

Dia sebenarnya berniat untuk kulakan migor ke Solo, meski harganya lebih tinggi sedikit dari ketentuan Rp 14 ribu. Namun, rencana itu dia urungkan setelah ada kabar dari salah satu distributor migor yang akan memasok migor dalam waktu dekat.

Baca Juga: Wow. Desain Poster Mahasiswa DKV ISI Surakarta Digunakan untuk Promosi Jersey Manchester City

“Sebenarnya kalau kulakan di Solo itu harganya ya cuma lebih mahal sedikit. Tapi ya gak jadi karena akan ada kiriman minyak goreng.”

Dia mengakui sejak Jumat pekan lalu, sudah tak memiliki persediaan dagangan migor. Ternyata, tak hanya dirinya saja yang tak memiliki dagangan migor.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X