Korban Kecelakaan Maut di Bukit Bego Imogiri Merupakan Karyawan Konveksi dan Keluarganya

- Senin, 7 Februari 2022 | 06:00 WIB
Petugas mengangkat peti jenazah korban kecelakaan maut di Bukit Bego Imogiri yang tiba di RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo, Senin (7/2). (SMSolo/Heru S)
Petugas mengangkat peti jenazah korban kecelakaan maut di Bukit Bego Imogiri yang tiba di RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo, Senin (7/2). (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Rombongan penumpang bus yang mengalami kecelakaan maut di Bukit Bego, Imogiri Bantul, merupakan karyawan dan keluarga konveksi Adiva, Mranggen, Polokarto Sukoharjo.

Camat Polokarto Heri Mulyadi didampingi Kades Wonorejo, Yusuf Aziz Rahma saat ditemui di RSUD Ir Soekarno mengatakan, sedianya rombongan akan bergerak menuju Pantai Parangtitis setelah dari Kapanweon, Dlingo.

"Rombongan ini sebenarnya dua bus yang jumlah totalnya sekitar 90 an penumpang. Karena ini tidak hanya karyawan tetapi juga keluarganya," ungkap Heri.

Baca Juga: 13 Korban Kecelakaan Maut di Bukit Bego, 9 Warga Polokarto, 3 Wonogiri dan 1 Solo

Menurut informasi yang dia terima, pemilik konveksi mengajak liburan sekaligus gathering. Karena itu di dalam rombongan tidak hanya karyawan saja tetapi juga dengan keluarganya.

"Sebenarnya ada dua bus. Tetapi bus yang satu sudah melaju sedangkan bus yang kedua mengalami kecelakaan itu," imbuh Kades Wonorejo.

Dari kecelakaan tersebut, tercatat ada 13 warga meninggal. Terdiri dari 6 warga Desa Mranggen, 3 warga Desa Wonorejo, 3 warga Wonogiri dan satu sopir.

Baca Juga: Semalam, Relawan Evakuasi 3 Sarang Tawon Vespa Affinis

"Yang tiga dari Wonogiri ini katanya kerabat dari pemilik konveksi," imbuh Kades.

Menurut informasi yang diterima Kades Wonorejo, rata-rata korban yang meninggal tersebut duduk di posisi kanan atau belakang sopir yang juga meninggal.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Densus Ciduk Terduga Teroris di Sukoharjo

Kamis, 1 Desember 2022 | 11:50 WIB
X