PTM di Solo Dihentikan Lagi. Apa Rencana Pemkot Selanjutnya?

- Selasa, 8 Februari 2022 | 07:13 WIB
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.  (SMSolo/dok)
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Penghentian aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh sekolah di Kota Solo, mulai Senin (7/2/2022).

Apa rencana Pemkot Surakarta selanjutnya?

Hingga akhir pekan ini, Pemkot Surakarta akan memantau perkembangan kasus harian Covid-19 di Solo maupun penanganan kasus di lingkungan sekolah.

"Kami hentikan seminggu dulu. Minggu depan akan kami putuskan bisa PTM lagi atau tidak," ungkap Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Senin (7/2/2022).

Baca Juga: 39 Sekolah di Solo Terpapar Covid-19, Tercatat 444 Siswa dan Guru Dinyatakan Positif Korona

Wali Kota mengakui, penyetopan PTM dan penggantian metode pembelajaran menjadi daring itu didasari kenaikan kasus Covid-19 di Solo.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Surakarta, hingga kemarin terdapat 567 kasus aktif.

Angka kasus aktif itu melonjak dibanding Minggu (6/2/2022) yang berjumlah 438 kasus dan Sabtu (5/2/2022) yang berjumlah 324 kasus.

"Yang jelas kalau minggu depan bisa PTM ya PTM. Kalau ada orang tua yang masih takut anaknya bersekolah, ya silakan memilih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)."

Baca Juga: Antisipasi Omicron, AHD Ngemplak Boyolali Siap Terima Pasien

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gibran Dikabarkan Lumpuh Total!

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:53 WIB

Gibran 'Pamer' Foto Digandeng Megawati, Sinyal Apa?

Senin, 30 Januari 2023 | 19:59 WIB
X