Minyak Goreng bersubsidi Langka, di Klaten Pembelian Dibatasi

- Minggu, 13 Februari 2022 | 05:54 WIB
Ilustrasi (SMSolo/pixabay)
Ilustrasi (SMSolo/pixabay)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Minyak goreng bersubsidi makin langka.

Paling tidak, kelangkaan itu dirasakan masyarakat Desa Temuwangi, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.

Sampai-sampai sebuah meme beredar dan isinya cukup menggelitik, ‘’I love you ... minyak Goreng ... Rindu ketika kamu jarang ditemui.’’

Kades Temuwangi, Marwan Tujiarto menyebut, di Klaten minyak goreng bersubsidi langka.

Baca Juga: Warga Keluhkan Harga Minyak Goreng yang Masih Melambung

Di toko, yang belanja dibatasi, tidak boleh beli lebih dari 2 kg.

Bahkan, ada yang dibatasi hanya boleh membeli 1 kg karena stok terbatas.

Bagi masyarakat kecil, minyak goreng bersubsidi sangat diharapkan karena harganya lebih murah.

‘’Saya sudah cek di 5 titik, 1 toko dan 4 rumah tangga. Di toko itu, ibu-ibu yang belanja cuma dikasih 1 kg. Mau beli 2 kg gak boleh, katanya kasihan yang lain nanti gak kebagian,’’ kata Marwan.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Boyolali Masih Tinggi

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X