Jadi Klaster karena 7 Siswa Positif, PJJ di SMPN 2 Juwiring Diperpanjang

- Selasa, 15 Februari 2022 | 13:06 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Juwiring saat melakukan swab terhadap kontak erat di SMPN 2 Juwiring. (SMSolo/dok)
Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Juwiring saat melakukan swab terhadap kontak erat di SMPN 2 Juwiring. (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Klaster Covid-19 di sekolah kembali muncul di Kabupaten Klaten.

Temuan kasih satu siswa positif di SMPN 2 Juwiring sudah ditindaklanjuti dengan swab PCR terhadap kontak erat. Hasilnya, 7 siswa positif.

Adanya 7 siswa yang hasil swabnya terkonfirmasi positif covid-19 dibenarkan Kepala Puskesmas Juwiring, dr. Mariana, Senin (14/2/22).

Baca Juga: Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati Jalani Sidang Putusan

"Iya," jawab Mariana saat ditanyakan apakah benar ada 7 siswa yang ditracing hasilnya positif.

Camat Juwiring yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid Kecamatan Juwiring, Herlambang Joko Santoso mengatakan, setelah ada temuan kasus positif covid-19 di SMPN 2 Juwiring, kemudian dilakukan tracing.

Baca Juga: Geger Video Gay Berseragam Sekolah di Banjarnegara, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

"Dari hasil tracing, diketahui sejumlah 64 siswa dan 18 guru mempunyai diperoleh riwayat kontak erat siswa positif. Dari hasil swab antigen, ada 7 siswa yang reaktif sehingga harus menjalani isolasi sambil menunggu PCR," kata Herlambang.

Sejak ada temuan kasus positif, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Satgas. Hari berikutnya, pembelajaran tatap muka (PTM) langsung dihentikan dan diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Baca Juga: Tewasnya 11 Orang saat Ritual di Pantai Payangan Diduga Kuat Karena Rip current. Apa itu, ini Penjelasannya

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4.000 Santri Klaten Ikuti Munaqosyah. Apa Itu?

Selasa, 29 November 2022 | 05:25 WIB
X