Kasus Covid-19 di Sukoharjo Didominasi dari Klaster keluarga. Bupati Keluarkan Inbup PPKM Level 3

- Rabu, 23 Februari 2022 | 14:34 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani bercanda dengan salah satu anak di Sanggar Inklusi di Jatisobo Polokarto, Rabu (23/2). Terkait Covid-19, Bupati keluarkan Inbup  terbaru. (SMSolo/Heru S)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani bercanda dengan salah satu anak di Sanggar Inklusi di Jatisobo Polokarto, Rabu (23/2). Terkait Covid-19, Bupati keluarkan Inbup terbaru. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo mencatat ada lima jenis klaster muncul sepanjang tahun 2022.

Juru Bicara (jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo Tri Tuti Rahayu menjelaskan, klaster-klaster itu adalah, klaster keluarga, klaster sekolah, klaster tempat kerja, klaster tempat tinggal dan klaster piknik.

Dari lima klaster tersebut klaster tertinggi adalah klaster keluarga sebanyak 198 dengan 339 kasus.

Baca Juga: Protes Harga Wortel Anjlok, Ini yang Dilakukan Petani Wortel di Selo, Boyolali

Klaster sekolah sebanyak 5 dengan jumlah kasus 158, klaster tempat kerja sebanyak 2 degan jumlah kasus 4.

Klaster tempat tinggal sebanyak 4 dengan jumlah kasus 17. Terakhir, klaster piknik satu dengan jumlah kasus 9.

"Terkait dengan varian Omicron, secara kumulatif di Kabupaten Sukoharjo ada 8 dan statusnya sudah selesai isolasi mandiri semua," jelas Tuti.

Baca Juga: Menag Terbitkan Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid. Berikut Aturan Lengkapnya

Berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, jumlah kasus aktif sebanyak 1.118. Dengan total kasus kematian sebanyak 18 kasus yang tercatat mulai 9 Februari hingga 21 Februari 2022.

Kabupaten Sukoharjo sendiri telah ditetapkan dalam PPKM Level 3. Atas hal itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengeluarkan Instruksi Bupati (Inbup) nomor 8 tahun 2022.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X