Lockdown di Solo Raya Kian Meluas. Kini Giliran Simo, Boyolali

- Senin, 14 Juni 2021 | 13:36 WIB
Petugas melakukan swab pada warga Dukuh Tegalrejo, Desa Bendungan Kecamatan Simo, Boyolali, Senin (14/6/2021). (SMSolo/Joko Murdowo)
Petugas melakukan swab pada warga Dukuh Tegalrejo, Desa Bendungan Kecamatan Simo, Boyolali, Senin (14/6/2021). (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Wilayah di Solo Raya yang dilockdwon akibat pandemi Covid-19 kian meluas.

Setelah Desa Paulan, Colomadu, Karanganyar dan Kantor Balai Desa Karangwuni, Sukoharjo, kini giliran wilayah Kecamatan Simo, Boyolali.

Tepatnya, di Dukuh Tegalrejo RT 06 RW 02, Desa Bendungan, Kecamatan Simo. Lockdown total di kampung itu dilakukan menyusul adanya 15 warga positif Covid-19.

Baca Juga: Carik Positif Covid, Kantor Balai Desa Karangwuni Polokarto Dilockdown

"Lockdown ini didukung warga sendiri untuk memutus mata rantai Covid-19 di dukuh tersebut," ujar Wakil Danramil Simo, Pelda Purwadi didampingi anggota, Pelda Tri Atmoko, Senin (14/6/2021).

Dijelaskan, saat ini 15 warga tersebut menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing- masing. Pihaknya juga turut melakukan pemantauan selama 24 jam secara bergantian. Termasuk menyalurkan bantuan bagi warga.

Camat Simo, Waluyo Jati menyayangkan adanya dua warganya tidak mengungkapkan kalau baru pulang dari Kudus. Padahal Kudus adalah zona merah dan bahkan telah muncul covid varian baru dari India.

"Kedua warga itu adalah, Sumardi dan Nurokhim."

Baca Juga: 87 Warga Positif Covid-19, Paulan Colomadu Di-Lockdown

Mereka pulang setelah bekerja di Kota Kretek tersebut selama satu minggu. Tak lama kemudian, istri dari salah warga tersebut mengalami sesak napas dan batuk. Hasil pemeriksaan antigen dan PCR, ternyata dia positif Covid-19.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Sempat Melambung, Harga Telur Ayam Kembali Anjlok

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:45 WIB
X