Pondasi Longsor Tergerus Banjir, Jembatan di Mojosongo, Boyolali Ditutup

- Senin, 28 Februari 2022 | 13:13 WIB
Sejumlah anak-anak melihat kondisi jembatan penghubung antardesa di Mojosongo, Boyolali yang ditutup setelah pondasinya longsor. (SMSolo/Joko Murdowo)
Sejumlah anak-anak melihat kondisi jembatan penghubung antardesa di Mojosongo, Boyolali yang ditutup setelah pondasinya longsor. (SMSolo/Joko Murdowo)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Jembatan penghubung Dukuh Karang Lor dengan Karang Kidul, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, longsor.

Longsor terjadi pada pondasi disisi selatan. Jembatan ditutup karena membahayakan pengguna jalan.

Warga memasang batang bambu dan bambu sebagai penanda. Atas penutupan itu warga harus memutar sejauh 2 km untuk menuju wilayah Kota Boyolali atau pergi ke sawah.

Baca Juga: Layat ke Rumah Pakdenya, Presiden Jokowi Ditemani Gibran, Selvi dan Kaesang

Selain menjadi penghubung warga antar dukuh di Desa Jurug, jembatan tersebut juga menjadi akses warga dari Desa Manggis, Karangnongko dan Tambak wilayah Kecamatan Mojosongo.

Pasalnya, dengan melintas jembatan itu, jarak pun bisa dipersingkat.

Yatno warga setempat menuturkan, longsor pondasi jembatan itu terjadi pada Sabtu (26/2) lalu. “Saat itu hujan deras. Pondasi jembatan tiba-tiba longsor,” ujarnya, Senin (28/22).

Baca Juga: Vladimir Putin Perintahkan Pasukan Khusus Pengendali Nuklir Siaga

Dia menduga, pondasi jembatan rapuh karena digunakan warga membuang sampah liar. Tumpukan sampah juga memicu bau busuk.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X