Warga Korban Tol di Klinggen, Desa Guwokajen, Sawit, Boyolali Bentuk Paguyuban

- Sabtu, 26 Maret 2022 | 13:10 WIB
Warga korban Tol Klinggen, Guwokkajen, Sawit, Boyolali berfoto sebagai kenangan saat acara perpisahan. (SMSolo/Joko Murdowo)
Warga korban Tol Klinggen, Guwokkajen, Sawit, Boyolali berfoto sebagai kenangan saat acara perpisahan. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Meski harus terpisah karena terkena proyek tol Solo- Yogya, warga RT 06 RW 02, Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Boyolali sepakat tetap jalin kebersamaan.

Untuk itu, mereka membentuk paguyuban warga. Pembentukan paguyuban tersebut dilakukan bersamaan dengan acara perpisahan yang digela warga pada Sabtu (26/3).

Di dukuh itu, tinggal 8 KK dari total 56 KK yang tidak terkena tol. Menurut Ketua Paguyuban, Sartono, warga yang terkena proyek tol pindah ke sejumlah tempat.

Baca Juga: Ini Ciri-ciri Mayat Wanita Tanpa Busana di Delanggu, Klaten

"Ada yang pindah lingkup satu desa, namun ada yang pindah lingkup kecamatan, bahkan ada yang di luar kabupaten," katanya.

Namun sesuai kesepakatan, warga akan rutin menggelar pertemuan sebulan sekali. Pertemuan dikemas dalam kegiatan arisan.

Warga atau ahli waris yang pindah juga menitipkan makam anggota keluarganya yang dimakamkan di dukuh tersebut.

Baca Juga: Dea OnlyFans Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pornografi

Disinggung 8 warga sisa yang tak terkena tol, Sartono mengaku tidak masalah. Mereka akan digabungkan ke Rt 05.

"Akses jalan juga tetap ada sehingga warga tidak terganggu aktifitasnya."

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan Umat Hindu Bali Kunjungi Boyolali, Ini Tujuannya

Minggu, 27 November 2022 | 13:50 WIB

Usai Trabas, Komunitas Trail Boyolali Reklamasi Lahan

Jumat, 18 November 2022 | 16:00 WIB
X