Launching Program Lantala, BPN Solo Klaim Permohonan Sertifikat Hanya Butuh Waktu 1 Jam

- Selasa, 29 Maret 2022 | 20:21 WIB
Kepala BPN Kota Surakarta, Tensa Nurdiyani melaunching program baru yakni Lantala untuk mempercepat pelayanan masyarakat dalam permohonan pembuatan sertifikat di Kantor BPN Kota Surakarta, Selasa (29/3). (SMSolo/Sri Hartanto)
Kepala BPN Kota Surakarta, Tensa Nurdiyani melaunching program baru yakni Lantala untuk mempercepat pelayanan masyarakat dalam permohonan pembuatan sertifikat di Kantor BPN Kota Surakarta, Selasa (29/3). (SMSolo/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Surakarta kini punya program baru untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Program itu bernama Layanan Tanpa Lama (Lantala). Yakni mempercepat pelayanan bagi masyarakat yang ingin segera mendapatkan sertifikat.

Dengan layanan ini dapat memangkas waktu mengurus hak kepemilikan tanah yang biasanya memakan waktu berhari-hari menjadi 1 jam.

Baca Juga: Layani Pemudik yang Belum Divaksin, Satgas Vaksinasi akan Diterjunkan ke Puskesmas di Perbatasan Karanganyar

Kepala Kantor BPN Kota Surakarta Tensa Nurdiyani mengatakan, pelayanan ini dimulai dari proses pendaftaran Pertanahan yang dimulai dari Pra Pendaftaran lewat layanan LOKETKU pada aplikasi SENTUHTANAHKU.

"Jadi setelah masyarakat mengupload pendaftaran yang dilengkapi dengan berbagai persyaratan, tim yang menjalankan tugas ini akan melakukan verifikasi secara detail, apakah ada syarat yang kurang. Apabila sudah lengkap tinggal membuat janji dengan petugas untuk penyerahan berkas secara fisik, pada hari yang sama dilaksanakan pembuatan SPS, pembayaran PNBP, sekaligus penyerahan produk," terang Kepala BPN.

Baca Juga: 27.622 Pendaftaran Gagal Tembus UNS melalui SNMPTN

Ditambahkan, untuk sementara ini program Lantala yang mulai dilaunching pada Selasa, (29/3) baru bisa dilayani setiap hari Selasa dan Kamis.
"Kita ujicoba dulu kalau animonya tinggi, kita buat setiap hari," kata Tensa.

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil BPN Jawa Tengah, Dwi Purnama mengatakan, program ini merupakan lanjutan dari Loketku yang telah diresmikan Kementrian Agraria dan Tata Ruang.

"Jadi ini inovasi lanjutan. Akan saya jadikan percontohan, sebab saat ini kami sedang rapat untuk digitalisasi layanan untuk BPN sek Karesidenan Surakarta dan eks karesidenan Kedu," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Divonis Kanker Payudara, Nunung Srimulat Hanya Pasrah

Sabtu, 4 Februari 2023 | 13:22 WIB

Gibran Dikabarkan Lumpuh Total!

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:53 WIB

Gibran 'Pamer' Foto Digandeng Megawati, Sinyal Apa?

Senin, 30 Januari 2023 | 19:59 WIB
X