Masjid Terlanjur Dirobohkan, Janji Bantuan Renovasi Tak Ada Realisasi

- Selasa, 5 April 2022 | 15:34 WIB
Warga Dukuh Kowang berada di lokasi Masjid Al Fatah yang saat ini butuh dana besar untuk pembangunan kembali.  (SMSolo/Basuni Hariwoto)
Warga Dukuh Kowang berada di lokasi Masjid Al Fatah yang saat ini butuh dana besar untuk pembangunan kembali. (SMSolo/Basuni Hariwoto)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Warga Dukuh Kowang Desa Ngargotirto Kecamatan Sumberlawang, Sragen, terpaksa melaksanakan ibadah Ramadhan, terutama tarawih, di rumah salah satu warga.

Pasalnya, Masjid Al Fatah yang merupakan satu-satunya masjid di kampung itu terlanjur dirobohkan, karena pernah dijanjikan mendapat bantuan dana renovasi dari pengusaha.

Namun setelah dirobohkan, ternyata janji bantuan itu tidak terealisasi dan hanya mendapat bantuan Rp 10 juta.

Baca Juga: Ramadhan, DMI Sukoharjo Perbolehkan Shalat Tarawih di Masjid, tetapi ...

Padahal dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan masjid mencapai Rp 1,3 miliar.

Ketua Pembangunan Masjid, Agus Pudiyono menjelaskan awalnya warga hanya ingin merenovasi masjid.

Karena memang ada beberapa bagian yang harus segera diperbaiki.

”Pada saat kami punya ide renovasi, ada orang yang mengaku-aku dekat seorang dermawan pengusaha dari Jakarta, yang menjanjikan pembangunan masjid,” ujar Agus, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga: Area Depan Masjid Agung Steril dari PKL dan Parkir

Orang itu lantas menyarankan agar masjid kampung itu dirobohkan, lalu diganti bangunan baru yang akan ditanggung dana pembangunannya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PMK Ternak di Sragen Mencapai 908 Kasus

Senin, 27 Juni 2022 | 07:27 WIB

Pembelian Narkoba Banyak Manfaatkan Sistem Online

Selasa, 21 Juni 2022 | 21:05 WIB

Letkol Inf Yoga Yastinanda Jabat Dandim Sragen

Senin, 20 Juni 2022 | 18:45 WIB

RSUD Sukowati Tangen Dioperasikan 23 Juni 2022

Selasa, 14 Juni 2022 | 21:44 WIB
X