Ditutup dan Direvitalisasi Selama Enam Bulan, TSTJ Galang Donasi Pakan Satwa

- Rabu, 11 Mei 2022 | 20:42 WIB
Gajah jadi salah satu koleksi satwa TSTJ Solo.  (SMSolo/Yusuf Gunawan)
Gajah jadi salah satu koleksi satwa TSTJ Solo. (SMSolo/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com -  Manajemen Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo berencana menggalang donasi pakan satwa, guna memenuhi sebagian biaya operasional selama kebun binatang itu ditutup untuk revitalisasi.

Rencana penggalangan donasi pakan itu tidak terlepas dari batalnya ide pemberian dana operasional TSTJ oleh Pemkot Surakarta.

Dirut Perumda TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengungkapkan, selama ini kebun binatang itu membutuhkan biaya tak kurang Rp 330 juta per bulan untuk pengadaan pakan satwa, biaya pegawai konservasi selama 30 hari dan beban pegawai nonkonservasi selama 15 hari.

Baca Juga: Berencana Tutup Total TSTJ, Pemkot Surakarta Klaim Siap Talangi Biaya Operasional

“Selama revitalisasi kami tutup, seperti PPKM. Tidak menerima pengunjung, tapi ekerjaan tetap berjalan. Konservasi jalan, pakan satwa juga tetap jalan. Karena itu, program donasi pakan tetap jalan,” terang Bimo.

Rencananya penutupan dan revitalisasi TSTJ berlangsung mulai 1 Juli hingga 22 Desember 2022.

Kebun binatang itu dijadwalkan kembali beroperasi untuk umum mulai 23 Desember 2022.

Baca Juga: Usai Lebaran, TSTJ Solo Akan Ditutup Total untuk Revitalisasi

Selain menyelenggarakan donasi pakan, manajemen juga berencana menggali dana corporate social responsibility (CSR) untuk membiayai operasional kebun binatang.

Saat ini terdapat 420 satwa dari 80 spesies yang menjadi koleksi TSTJ.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPPK Klaten Kunjungi Suara Merdeka Solo

Rabu, 29 Juni 2022 | 20:45 WIB

12 Anggota Polresta Surakarta Terima Penghargaan

Senin, 27 Juni 2022 | 15:52 WIB
X