170.000 Ekor Sapi di Wonogiri Diklaim, Steril dari Penyakit Mulut dan Kuku

- Kamis, 12 Mei 2022 | 20:15 WIB
Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Kabupaten Wonogiri Sutardi mengecek salah satu pasar hewan di kabupaten tersebut, Kamis (12/5). (SM/Khalid Yogi) (SMSolo/Khalid Yogi)
Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Kabupaten Wonogiri Sutardi mengecek salah satu pasar hewan di kabupaten tersebut, Kamis (12/5). (SM/Khalid Yogi) (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Kabupaten Wonogiri telah menurunkan personelnya untuk mengantisipasi adanya kasus penyakit mulut dan kuku pada sapi.

Dinas juga memastikan ketercukupan stok vitamin dan obat-obatan untuk sapi.

Kepala Dislapernak Kabupaten Wonogiri Sutardi mengatakan, populasi sapi di kabupaten tersebut mencapai lebih dari 170.000 ekor.

Baca Juga: Kasus Perusakan Benteng Keraton Kartasura, Pemilik Lahan Tawarkan Mediasi

Angka itu menempatkan Wonogiri sebagai kabupaten dengan populasi sapi terbesar ke tiga di Jawa Tengah. Meski demikian, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya penyakit mulut dan kuku.

Personel dinas telah diterjunkan ke sejumlah peternakan dan pasar hewan. Hal itu menindaklanjuti perintah Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo untuk memantau ternak sapi yang ada.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Wabah PMK Lewat Jogo Ternak

Pihaknya meminta masyarakat agar tidak resah dan khawatir yang berlebihan.

Meski demikian, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas Dislapernak apabila menemukan gejala-gejala penyakit mulut dan kuku pada sapi. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

60 Peserta Ikuti Wonogiri Bhayangkara Autoshow

Minggu, 3 Juli 2022 | 07:11 WIB

Ternyata Domba Lebih Tahan PMK

Jumat, 24 Juni 2022 | 21:15 WIB

621 GTT Wonogiri Berpeluang Menjadi PPPK

Selasa, 21 Juni 2022 | 20:36 WIB

Pasar Hewan di Wonogiri Dibuka Lagi

Senin, 20 Juni 2022 | 18:20 WIB
X