Wonogiri Historical Trip Menjaga Sejarah Perjuangan Raden Mas Said

- Minggu, 15 Mei 2022 | 18:47 WIB
Peserta Wonogiri Historical Trip menyimak sejarah perjuangan Raden Mas Said di Sendang Siwani, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Minggu (15/5/2022).  (SMSolo/Khalid Yogi)
Peserta Wonogiri Historical Trip menyimak sejarah perjuangan Raden Mas Said di Sendang Siwani, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Minggu (15/5/2022). (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Paguyuban Duta Wisata Kabupaten Wonogiri mengadakan Wonogiri Historical Trip, Minggu (15/5/2022).

Mereka berkunjung ke enam tempat bersejarah yang berhubungan erat dengan berdirinya Kabupaten Wonogiri.

Ketua pelaksana Wonogiri Historical Trip Yusuf Salsa Aji Syah Widodo mengatakan, enam destinasi tersebut yakni Tugu Sasana Pusaka Selogiri, Makam Raden Ayu Matah Ati, Prasasti Nglaroh, Sendang Siwani, Sendang Sinongko dan Watu Kosek.

Baca Juga: Polisi Memeriksa Pasar Hewan dan Peternakan Sapi di Wonogiri. Lho?

Seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Selogiri.

Pada akhir trip, peserta diberi kesempatan untuk berkunjung ke agrowisata Barro Tani Manunggal di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri.

Mereka dapat berbelanja oleh-oleh hasil pertanian dan buah-buahan sambil melihat secara langsung pertanian tersebut.

Baca Juga: 15 Hari Jadi Misteri, Kasus Tabrak Lari di Wonogiri yang Akibatkan Pasutri Meninggal, Terungkap

Yusuf menerangkan, para peserta mendapat penjelasan tentang sejarah di setiap destinasi yang mereka kunjungi.

"Di Tugu Pusaka, Makam Raden Ayu Matah Ati, Prasasti Nglaroh, Sendang Siwani, Sendang Sinongko dan Watu Kosek peserta diberi penjelasan mengenai sejarah Wonogiri," katanya.

Peserta Wonogiri Historical Trip sebanyak 35 orang.

Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, ibu-ibu, pelajar, mahasiswa, guru dan sebagainya.

Baca Juga: Pantai Nampu dan Sembukan Wonogiri Didatangi Polisi dan Tentara. Ada Apa?

Mulyanto Sekar, budayawan yang menjadi narasumber kegiatan tersebut mengatakan, Wonogiri Historical Trip sangat penting agar generasi muda tidak lupa akan sejarah kabupaten tersebut.

"Kalau tidak dirintis seperti ini, sejarah akan punah dan tidak dimengerti generasi muda," ujarnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

35 Murid SD Rumpun Muslim Wisuda Tahfidz Quran

Minggu, 28 Mei 2023 | 19:59 WIB

Babinsa Wonogiri Tunggangi Honda CRF 150 Baru

Senin, 22 Mei 2023 | 21:34 WIB

PAN Wonogiri Yakin Meraih 10 Kursi

Minggu, 14 Mei 2023 | 07:20 WIB
X