Sadis, Bayi Perempuan Dibuang ke Bengawan Solo. Jasadnya Tersangkut Pohon Bambu

- Rabu, 18 Mei 2022 | 20:44 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah bayi perempuan yang tersangkut pohon bambu di tepi Bengawan Solo wilayah Benowo RT 6 RW 8, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Rabu (18/5/2022) pukul 13.00 WIB.  (SMSolo/dok)
Petugas mengevakuasi jenazah bayi perempuan yang tersangkut pohon bambu di tepi Bengawan Solo wilayah Benowo RT 6 RW 8, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Rabu (18/5/2022) pukul 13.00 WIB. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Jasad bayi perempuan yang kondisinya mulai membusuk, ditemukan tersangkut pohon bambu di tepi Bengawan Solo.

Jasad yang diperkirakan dibuang itu ditemukan di wilayah Benowo RT 6 RW 8 Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Karanganyar, Rabu (18/5) pukul 13.00.

Diperkirakan, orok itu sudah mengapung terbawa arus sungai selama lebih dari dua hari, sebelum akhirnya ditemukan warga.

Baca Juga: Jasad di Bawah Jembatan Sungai Serang Wonosegoro. Begini Kronologi Penemuannya

Kasi Humas Polres Karanganyar AKP Agung Purwoko mengatakan, jenazah bayi itu pertama kali ditemukan Tarno (50), warga Kentingan, Jebres, Solo, yang sedang mencari ikan di sungai dengan perahu.

"Saksi melihat ada orok yang hanyut di aliran Bengawan Solo dalam keadaan sudah membiru dan tersangkut di pohon bambu di pinggir sungai. Posisi jenazah bayi itu kakinya di atas air," katanya.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian itu para rekannya, yang kemudian melaporkannya ke polisi.

Baca Juga: Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Tepi Jalan Donoharjo Wonogiri

Mendapat laporan tersebut, polisi datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah bayi tak berdosa itu.

Setelah dievakuasi, jasad orok malang itu kemudian dibawa ke Puskesmas Jaten I untuk divisum luar, kemudian dibawa ke RSUD Dr Moewardi untuk diotopsi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X