Antisipasi PMK, Dilarang Jualan Hewan Kurban di Tepi Jalan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 20:08 WIB
Anggota Polres Karanganyar memantau peternak sapi di Karanganyar, untuk memastikan kondisi hewan ternaknya bebas dari PMK, belum lama ini.  (SMSolo/dok)
Anggota Polres Karanganyar memantau peternak sapi di Karanganyar, untuk memastikan kondisi hewan ternaknya bebas dari PMK, belum lama ini. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Karanganyar akan mengeluarkan regulasi terkait penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha.

Di antaranya melarang penjualan hewan kurban di tepi jalan dan mengimbau masyarakat untuk membelinya dengan datang langsung ke peternak.

Lalu lintas keluar masuk hewan ternak juga akan dikontrol lebih ketat.

Baca Juga: Antisipasi PMK, Pemantauan Pasar Hewan Diintensifkan. Karanganyar Sejauh Ini Aman

Regulasi itu dibuat untuk mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Karanganyar.

Bupati Juliyatmono mengatakan, regulasi itu akan dituangkan dalam surat edaran, yang akan diterbitkan segera.

"Masyarakat harus diingatkan terkait penyakit PMK yang belakangan menjangkiti hewan ternak di beberapa wilayah. Nanti akan kami keluarkan surat edaran berisi kebijakan untuk mengantisipasi PMK di Karanganyar," katanya, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga: Lagi, Ditemukan 28 Ternak Sapi di Boyolali Suspek PMK

Mengenai larangan penjualan hewan ternak di tepi jalan, hal itu perlu dilakukan untuk mengontrol lalu lintas hewan ternak.

"Nanti kami berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo, untuk pelaksanaannya. Biasanya, di sepanjang jalan Solo-Tawangmangu, banyak yang menjual hewan ternak di tepi jalan. Itu kan wilayah perbatasan, makanya harus koordinasi dulu," tuturnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X