Terkatung-katung, Guru Agama Islam Passing Grade PPPK Tahap 1 di Boyolali Pertanyakan Nasib 

- Minggu, 22 Mei 2022 | 13:15 WIB
Ketua Paguyuban GTT PAI Boyolali, Eksani SPdI. (SMSolo/dok)
Ketua Paguyuban GTT PAI Boyolali, Eksani SPdI. (SMSolo/dok)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Puluhan GTT Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Boyolali kembali mempertanyakan nasib mereka yang terkatung- katung hingga saat ini.

Mereka ini adalah guru yang sudah lolos passing grade tahap 1 saat ujian ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahun 2021 namun tanpa formasi.

Apalagi Bupati Boyolali, M Said Hidayat menyampaikan akan ada kejutan untuk formasi guru agama di Boyolali tahun 2022, yang menurutnya akan membuka sebanyak 150 formasi guru agama.

Baca Juga: Asyik Pesta Miras, Sekelompok Remaja di Kartasura Diciduk Tim Pandawa

Hal ini juga diberitakan oleh situs resmi website Pemerintah Kabupaten Boyolali, www.boyolali.go.id, pada 17 Mei 2022 saat penyerahan SK PPPK guru tahap 1 dan tahap 2 di Alun alun Kidul beberapa waktu lalu.

Ketua Paguyuban GTT PAI Boyolali, Eksani SPdI mengungkapkan, informasi tersebut terus berkembang di kalangan guru- guru agama di Boyolali.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Muncul di Rakernas Projo, Sinyal Dukungan Pilpres 2024, Jokowi: Aja Kesusu

Utamanya guru agama Islam di sekolah negeri baik SD maupun SMP yang sudah lolos passing grade atau nilai ambang batas ujian ASN PPPK tahap 1 di tahun 2021 yang lalu namun tanpa mendapatkan formasi.

“Semoga apa yang disampaikan Pak Bupati membuka 150 formasi guru agama tersebut bisa terealisasi di tahun 2022 ini,” katanya, Minggu (22/5).

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boyolali Godok Perda Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 29 November 2022 | 16:30 WIB

Puluhan Umat Hindu Bali Kunjungi Boyolali, Ini Tujuannya

Minggu, 27 November 2022 | 13:50 WIB
X