Pengumuman! Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup Dua Minggu

- Senin, 23 Mei 2022 | 17:32 WIB
Petugas Dislapernak Kabupaten Wonogiri memberi arahan kepada peternak dan pedagang di Pasar Hewan Pracimantoro, Senin (23/5/2022).  (SMSolo/Khalid Yogi)
Petugas Dislapernak Kabupaten Wonogiri memberi arahan kepada peternak dan pedagang di Pasar Hewan Pracimantoro, Senin (23/5/2022). (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Wonogiri menutup semua pasar hewan di kabupaten tersebut selama dua pekan, mulai Selasa (24/5/2022).

Pertimbangan pengambilan keputusan itu setelah ditemukan 13 ekor sapi yang terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo mengatakan, Pemkab sebenarnya telah meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi masuknya PMK ke Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga: Antisipasi PMK, Dilarang Jualan Hewan Kurban di Tepi Jalan

"Kami sudah membentuk tim untuk menginvestigasi ternak," katanya, Senin (23/5/2022).

Saat menggelar pemeriksaan ternak di Pasar Hewan Pracimantoro, Senin (23/5/2022), petugas menemukan 13 ekor sapi terinfeksi PMK.

Salah satu gejalanya, terdapat luka pada bagian mulut binatang tersebut.

Mengetahui hal itu, petugas segera menginvestigasi dan menelusuri pemilik, serta daerah asal sapi.

Baca Juga: Enam Ternak Sapi di Klaten Positif PMK, 43 Ekor Lainnya Suspect

"Setelah diinvestigasi, tidak ada yang dari Wonogiri. Semuanya dari luar Wonogiri. Dari Magetan ada empat ekor, dari Donorojo (Pacitan) ada satu ekor dan dari Boyolali ada delapan ekor, sehingga jumlahnya 13 ekor," ujarnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nakes di Karanganyar Mulai Divaksin Booster Kedua

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Puluhan Liter Ciu Diamankan Jajaran Polres Wonogiri

Rabu, 10 Agustus 2022 | 07:16 WIB

Polres Sukoharjo Amankan Begal Payudara di Kartasura

Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:35 WIB

Di Kodim Sragen, Vaksin Booster Dapat Minyak Goreng

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:15 WIB
X