Sumber Penularan PMK, Tujuh Pasar Hewan di Klaten Ditutup Dua Pekan. Pasar Mana Saja?

- Kamis, 26 Mei 2022 | 06:48 WIB
Bupati Sri Mulyani berbincang dengan personel pengangkut ternak. (SMSolo/)
Bupati Sri Mulyani berbincang dengan personel pengangkut ternak. (SMSolo/)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Jumlah ternak yang suspect Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mengalami kenaikan, akhirnya Pemkab Klaten bersama Polres Klaten menutup tujuh pasar hewan di wilayah itu.

Penutupan 7 pasar hewan dilakukan petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Klaten bersama Satpol PP dan Polres setempat, Rabu (25/5/2022) pagi.

Pasar yang ditutup adalah Pasar Hewan Prambanan, Pasar Hewan Wedi, Pasar Hewan Pedan, Pasar Hewan Cawas, Pasar Hewan Bayat, Pasar Hewan Plembon dan Pasar Hewan Jatinom.

Baca Juga: Pengumuman! Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup Dua Minggu

Petugas memasang spanduk pemberitahuan di pintu masuk.

Kepala DKPP Klaten Widiyanti mengatakan, penutupan dilakukan berdasarkan Surat Edaran Bupati Klaten nomor: 524/283/26 tertanggal 24 mei 2022.

Penutupan dilakukan mulai 25 Mei sampai 7 Juni 2022 untuk pengendalian PMK yang menyerang hewan ternak.

Baca Juga: Seluruh Pasar Hewan Wonogiri Ditutup, Peternak Mengeluh. Dunia Digital Jadi Alternatif?

Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo mengatakan, sebelumnya Bupati Klaten Sri Mulyani menggelar rapat dengan Forkopimda.

Rapat memutuskan, untuk sementara 7 pasar hewan ditutup mulai Rabu 25 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari Pertama Buka, Pasar Hewan di Klaten Sepi

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:25 WIB

Total Kasus PMK di Klaten Capai 1995 Ekor

Selasa, 28 Juni 2022 | 22:30 WIB
X