Hendak Tirakat di Pertapaan Pringgodani, Warga Buran Tasikmadu Meninggal

- Kamis, 26 Mei 2022 | 19:35 WIB
  Korban Makmur Dwi Raharjo, warga Buran, Tasikmadu, dievakuasi dari Pertapaan Pringgodani karena mengalami serangan jantung. (SMSolo/dok)  (SMSolo/dok)
Korban Makmur Dwi Raharjo, warga Buran, Tasikmadu, dievakuasi dari Pertapaan Pringgodani karena mengalami serangan jantung. (SMSolo/dok) (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Seorang warga Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, meninggal saat berziarah ke tempat wisata religi Pertapaan Pringgodani di Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kamis (26/5) pukul 14.30 WIB.

Korban adalah Makmur Dwi Raharjo (49), warga Buran Wetan RT 1 RW 2, Désa Buran, Kecamatan Tasikmadu, yang mengalami serangan jantung mendadak.

Informasi yang dihimpun, bermula saat korban memimpin rombongan dari Tasikmadu sebanyak 10 orang.

Baca Juga: Layanan BST Diusulkan Sampai Karanganyar. Rutenya Terminal Tirtonadi-Karangpandan PP

Mereka tiba di pos masuk Pertapaan Pringgodani sekitar pukul 09.00 WIB, dengan maksud akan melakukan tirakatan di tempat tersebut.

Mereka kemudian berjalan kaki menuju pertapaan dan tiba di lokasi pukul 10.30 WIB.

Sesampainya di lokasi, korban mengeluh kecapekan dan mengalami sesak nafas. Rekan-rekannya melaporkan kejadian itu, lalu diberikan pertolongan pertama oleh relawan dan petugas Polsek Tawangmangu.

Baca Juga: Sabet Medali Perak Renang Sirip di SEA Games, Ini Harapan Mahasiswa FKOR UNS

Sekitar pukul 13.30 WIB, korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tawangmangu. Namun sesampainya di puskesmas, korban sudah meninggal dunia.

"Dari visum et repertum yang dilakukan dokter Puskesmas Tawangmangu, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara dari keterangan pihak keluarga, korban punya riwayat sakit jantung," kata Kasi Humas Polres Karanganyar AKP Agung Purwoko, mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X