Aktivitas Produksi Eks Pedagang Pasar Mebel Solo Dinilai Ganggu Kenyamanan Warga

- Minggu, 29 Mei 2022 | 18:03 WIB
Kios-kios di Pasar Mebel Gilingan sudah rata dengan tanah, seiring rencana pembangunan sentra IKM di lokasi tersebut. (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Kios-kios di Pasar Mebel Gilingan sudah rata dengan tanah, seiring rencana pembangunan sentra IKM di lokasi tersebut. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Warga di sekitar Pasar Mebel Gilingan Solo menyoal keberadaan pedagang mebel di lingkungan permukiman mereka.

Sebab aktivitas pedagang tersebut dianggap merugikan warga.

“Aktivitas produksi yang dijalankan pedagang itu tidak ramah lingkungan. Menimbulkan polusi suara karena bising, cat thinner yang menyemprot ke mana-mana, sampai awul-awul gerinda yang menyebar ke mana-mana,” kata Ketua RT 1 RW 19 Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Sopa Basari.

Baca Juga: Pedagang Pasar Mebel Gilingan Solo Mulai Tempati Pasar Darurat

Belum lagi potensi kebakaran yang ditimbulkan dari aktivitas produksi mebel tersebut.

“Kami saja masih trauma kalau mengingat Pasar Mebel berkali-kali terbakar.”

Menurut Sopa, saat ini sejumlah pedagang Pasar Mebel tersebar di permukiman warga RW 18 dan 19.

Sebagian di antara pedagang menempati lahan dan halaman rumah mereka sendiri.

Baca Juga: Sumber Kebakaran Pasar Mebel Solo Terungkap. Bagaimana Ceritanya?

“Tapi sebagian lainnya menempati lahan warga. Ada yang awalnya hanya bilang pinjam untuk meletakkan barang-barang saja, tapi lama-lama memproduksi mebel di situ,” terang Sopa.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gibran 'Pamer' Foto Digandeng Megawati, Sinyal Apa?

Senin, 30 Januari 2023 | 19:59 WIB
X